Berita Jogja Hari Ini

29 Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkot Yogya Masuk Final AIPD 2023

Sebanyak 29 perangkat daerah di lingkungan Pemkot Yogyakarta masuk babak final Anugerah Inovasi Perangkat Daerah (AIPD) 2023.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkot Yogya
Suasana presentasi finalis AIPD 2023 Kota Yogyakarta di hadapan para dewan juri, Selasa (19/9/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 29 perangkat daerah di lingkungan Pemkot Yogyakarta masuk babak final Anugerah Inovasi Perangkat Daerah (AIPD) 2023.

Kabid Penelitian Pengembangan Inovasi dan Pengendalian Bappeda Kota Yogya, Danang Yulisaksono, menyebut, pada seleksi awal AIPD 2023, pihaknya mengambil 49 perangkat daerah yang jadi finalis Innovative Government Awards.

Jumlah itu, kemudian diseleksi kembali dan didapatkan 29 perangkat daerah sebagai finalis AIPD 2023.

"Ini tujuannya yang untuk menumbuhkembangkan inovator sebagai apresiasi. Kemudian, meningkatkan kepekaan dari OPD dan Kepala OPD. Karena jurinya dari luar, kita mendapatkan masukan dan kritik untuk pengembangan inovasi selanjutnya," katanya, Selasa (19/9/2023).

Finalis AIPD 2023 terbagi menjadi 4 kategori, yakni OPD terinovatif eselon II, OPD terinovatif eselon III, inovasi terbaik OPD eselon II dan inovasi terbaik OPD eselon III, di mana per kategori diambil 3 pemenang. 

"Tahapan untuk final ini, yang jelas utamanya adalah wawancara. Jadi, terdiri dari presentasi dan tanya jawab. Ini termasuk dalam penilaian," katanya.

Menurutnya, dari 29 finalis AIPD 2023, salah satu yang terbukti telah berdampak ke masyarakat adalah inovasi dari Diskominfosan, dengan pengembangan aplikasi Jogja Smart Service (JSS). 

Aplikasi JSS, kata Danang, masuk dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kemen PANRB dan menjadi nominasi kompetisi layanan publik internasional United Nation of Public Service Award (UNPSA) 2024.

Ia pun menilai, inovasi JSS menjadi salah satu modal Pemkot Yogyakarta sekaligus apresiasi dan inspirasi bagi OPD lain untuk bisa mencapai level yang sama. 

Namun demikian, ia menegaskan, tujuan inovasi yang utama adalah untuk memberikan dampak pada peningkatan pelayanan ke masyarakat. 

"Tentunya, untuk meningkatkan pelayanan. Semakin baik inovasi, dampaknya terhadap masyarakat itu semakin baik. Harapannya, pelayanan kita menjadi lebih baik," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved