Poster Kereta Kencana Masih Cantumkan Logo Pemkot Solo
Gelaran pentas musik Kereta Kencana World Musik Festival (KKWMF), dituding mencatut nama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Gelaran pentas musik Kereta Kencana World Musik Festival (KKWMF), dituding mencatut nama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Pasalnya, logo Pemkot Solo dicantumkan dalam promo iklan gelaran musik tersebut di media massa. Padahal, penyelenggaraan event tersebut jelas-jelas tidak ada sangkut pautnya dengan Pemkot Solo.
Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan bahwa tindakan panitia KKWMF yang mencatut nama Kota Solo tidak bisa dibenarkan. Padahal, gelaran tersebut tidak dilaksanakan di wilayah Kota Solo, melainkan di Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar. "Mendompleng nama Pemkot Solo ini nggak bisa. Ini menyalahi aturan," tegas pria yang akrab disapa Rudy tersebut di Balai Kota Solo, Senin (02/07/2012).
Dirinya akan meminta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk melakukan klarifikasi terkait hal tersebut kepada pihak penyelenggara KKWMF. Rudy menegaskan, yang jelas pihaknya tidak mengakui adanya KKWMF sebagai event yang dilaksanakan Pemkot Solo. Gelaran KKWMF merupakan gelaran musik yang muncul setelah gelaran Solo International Ethnic Music (SIEM) ditolak oleh sejumlah kalangan masyarakat di Kota Solo.
Mengenai penyelenggaraan SIEM, terang Rudy, sementara ini pihaknya masih menunggu keputusan kebijakan dari Wali Kota Solo, Joko Widodo. Namun, keputusan tidak bisa diambil dalam waktu dekat mengingat wali kota masih menjalani masa kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. "Solusinya SIEM ya ditunda, (mengenai waktu pelaksanaannya) menunggu keputusan wali kota," katanya.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Solo, Budi Suharto menyatakan pihaknya tidak pernah dihubungi oleh panitia event tersebut untuk ikut serta dalam gelaran musik bertaraf internasional itu. "Itu di luar tanggung jawab kami. Tapi kenapa nama Pemkot Solo dicantumkan?" katanya. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah selanjutnya. (*)