Rahasia Sehat dalam Sunnah: Manfaat Tidur Siang Menurut Perspektif Islam
Tahukah Anda? Tidur siang ternyata sunnah Rasulullah SAW dan terbukti menyehatkan tubuh serta meningkatkan konsentrasi.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Tidur siang sering dianggap sebagai kebiasaan kecil yang sepele.
Padahal, Islam justru menganjurkan umatnya untuk melakukannya.
Selain bernilai ibadah, tidur siang juga terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik maupun mental.
Tidur adalah salah satu nikmat besar yang Allah berikan kepada manusia.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
Artinya: "Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat." (QS. An-Naba:9)
وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya." (QS. Ar-Rum: 23)
Ayat ini menegaskan bahwa tidur, baik malam maupun siang, merupakan tanda kebesaran Allah dan sarana manusia untuk menjaga kesehatan.
Dalam Islam, tidur siang dikenal dengan istilah qailulah, yaitu tidur singkat di tengah hari.
Nabi Muhammad SAW sendiri menganjurkan umatnya untuk melakukannya. Dalam sebuah hadis disebutkan
قيلوا فإن الشياطين لا تقي
Artinya: "Tidurlah qailulah, karena setan tidak melakukan qailulah." (HR. Abu Nu’aim).
Hadis ini menunjukkan bahwa tidur siang bukan hanya perkara kesehatan, tetapi juga bernilai sunnah dan memiliki keutamaan spiritual.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa qailulah membantu seseorang untuk lebih kuat dalam melaksanakan ibadah malam (qiyamul lail).
Manfaat Tidur Siang Menurut Islam dan Sains
Selain anjuran syariat, banyak penelitian modern yang mendukung manfaat tidur siang untuk kesehatan tubuh dan jiwa. Berikut di antaranya:
1. Meningkatkan Daya Ingat dan Kreativitas
Tidur siang membantu otak menyimpan informasi penting, baik berupa keterampilan, persepsi indera, maupun ingatan verbal.
Beberapa studi menunjukkan bahwa tidur siang lebih bermanfaat bagi ingatan jangka panjang daripada tetap terjaga.
Selain itu, tidur siang dapat meningkatkan kreativitas dan memicu ide-ide baru.
2. Meningkatkan Produktivitas
Menjelang sore hari, banyak orang mengalami penurunan konsentrasi.
Dengan tidur siang sekitar 20–30 menit, tubuh bisa kembali segar, meningkatkan performa kerja dan mengurangi risiko kesalahan.
3. Memperbaiki Suasana Hati dan Mengendalikan Stres
Dalam kondisi stres atau sedih, tidur siang bisa menjadi solusi.
Istirahat singkat ini mampu menghadirkan rasa relaksasi, sehingga risiko depresi pun menurun.
Penelitian membuktikan tidur siang singkat selama 15 menit dapat mengurangi stres dengan menurunkan aktivitas saraf simpatik, yaitu pemicu stres dalam tubuh.
4. Menurunkan Tekanan Darah dan Risiko Penyakit Jantung
Tidur siang membantu menurunkan hormon kortisol yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi.
Dengan demikian, istirahat singkat ini dapat menjaga kesehatan jantung karena orang yang rutin tidur siang memiliki tekanan darah yang lebih rendah, sehingga risiko penyakit jantung juga berkurang.
Tips Tidur Siang yang Sesuai Sunnah dan Medis
Agar manfaat tidur siang optimal, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan saat melakukan tidur siang:
- Perhatikan durasi: Cukup 15–30 menit saja. Jangan terlalu lama agar tidak mengganggu tidur malam.
- Atur waktu: Waktu terbaik adalah di tengah hari, antara pukul 12.30 hingga 14.00, setelah makan siang atau sebelum salat Zuhur.
- Gunakan alarm: Agar tidak kebablasan tidur terlalu lama.
- Ciptakan suasana nyaman: Tempat yang tenang dan suhu yang sejuk akan membuat tidur lebih berkualitas.
- Hindari kafein: Minum kopi atau teh sebelum tidur siang dapat menghambat rasa kantuk.
Baca juga: Dzikir Pagi Lengkap: Bacaan, Doa, dan Faedahnya Sesuai Sunnah
Qailulah: Sunnah untuk Menyokong Ibadah Malam
Sebagian ulama menekankan bahwa qailulah bukan sekadar tidur, tetapi persiapan untuk qiyamul lail. Imam Al-Ghazali menegaskan:
القيلولة وهي سنة يستعان بها على قيام الليل كما أن التسحر سنة يستعان به على صيام النهار
Artinya: “Tidur siang (qailulah) adalah sunnah yang dapat membantu seseorang melaksanakan qiyamul lail, sebagaimana sahur membantu untuk puasa siang hari.” (Ihya’ Ulumuddin, Juz 1, hlm. 338).
Dari sini terlihat bahwa Islam memberikan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual.
Tidur siang menyehatkan tubuh, menguatkan daya ingat, sekaligus mempermudah ibadah malam.
Bukan hanya anjuran untuk menjaga kesehatan, tetapi juga bagian dari sunnah Nabi SAW yang mendukung kualitas ibadah.
Dengan tidur siang yang tepat singkat, teratur, dan di waktu yang dianjurkan seseorang dapat memperoleh banyak manfaat.
Mulai dari daya ingat yang lebih baik, suasana hati yang positif, hingga terjaga dari stres dan penyakit jantung.
Maka, jangan ragu meluangkan waktu sekitar 20–30 menit di siang hari untuk beristirahat.
Bukan sekadar melepas kantuk, tetapi juga mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan menjaga tubuh agar lebih bertenaga dalam beribadah maupun beraktivitas.
(MG/Sabbih Fadhillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wanita-tidur-pagi-hari.jpg)