PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta Telan 4 Kekalahan dari 6 Laga Uji Coba Pramusim, Ini Kata Coach Van Gastel
Coach Van Gastel pun mengaku tak ambil pusing dengan rentetan hasil minor yang diperoleh oleh anak asuhnya selama uji coba pramusim
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hasil kurang meyakinkan dicatatkan PSIM Yogyakarta dalam serangkaian laga uji coba pramusimnya.
Dari total enam laga uji coba pramusim yang dilakoni PSIM Yogyakarta, klub promosi Super League 2025/2026 tersebut menelan empat kali kekalahan dan dua kali meraih kemenangan.
Tim berjuluk Laskar Mataram itu diketahui melakoni enam laga uji coba melawan Persik Kediri, Madura United, Persis Solo, Bali United, PSIS Semarang dan terakhir Barito Putera.
Dua laga yang dimenangkan PSIM Yogyakarta yakni saat mengalahkan Madura United dengan skor 2-0 dan PSIS Semarang 1-0.
Uniknya, pada dua laga itu semua gol PSIM Yogyakarta dicetak oleh Rafael Rodrigues atau Rafinha.
Sementara di laga lainnya, PSIM Yogyakarta kalah 2-0 dari Persik Kediri, 1-0 oleh Persis Solo, dipermak 6-0 Bali United dan terbaru dipermalukan tim kasta kedua Barito Putera dengan skor 1-0 pada Jumat (1/8/2025) kemarin.
Rentetan hasil yang kurang ideal ini mulai mendapat sorotan dari suporter PSIM Yogyakarta.
Tidak sedikit pihak mulai meragukan perjalanan tim berlogo Tugu Pal Putih ini di kompetisi kasta tertinggi, Super League 2025/2026.
Diketahui, kick off Super League 2025/2026 akan digelar pekan depan, tepatnya Jumat (8/8/2025).
Dan PSIM Yogyakarta akan melakoni laga perdana sekaligus pembuka Super League 2025/2026 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, menjelaskan bahwa tujuan utama laga uji coba adalah untuk meratakan menit bermain bagi seluruh pemain, serta menajamkan skema permainan.
Coach Van Gastel pun mengaku tak ambil pusing dengan rentetan hasil minor yang diperoleh oleh anak asuhnya.
"Tujuan kami bermain di laga uji coba ini adalah untuk menyamakan menit bermain. Pemain yang dirasa kurang dan kemarin-kemarin belum mendapatkan jatah bermain, kami utamakan," ujarnya, Minggu (3/8/2025).
Baca juga: Biaya Sewa Wisma PSIM Tembus Rp304 Juta, Wali Kota Yogya Hasto Wardoyo Janji Upayakan Keringanan
Dengan pemerataan kesempatan bermain, Van Gastel berharap seluruh pemain memiliki kesiapan fisik dan mental yang setara saat menghadapi laga perdana Super League 2025/2026.
PSIM Yogyakarta dijadwalkan akan memulai debutnya di kompetisi yang dulunya bernama Liga 1 itu pada Jumat (8/8/2025) dengan melawat ke markas Persebaya Surabaya.
Malut United Bertekad Nodai Rekor Apik PSIM Yogyakarta, Hendri Susilo: Tiga Poin di Kie Raha |
![]() |
---|
Anton-Donny Diboyong ke Markas Malut United, Pelatih PSIM Yogyakarta: Belum ada Jaminan Diturunkan |
![]() |
---|
Van Gastel Akui Malut United Lawan Sulit bagi PSIM Yogyakarta, Tetap Optimistis Raih Tiga Poin |
![]() |
---|
Alasan Van Gastel Jarang Lakukan Pergantian Pemain PSIM Yogya hingga Minta Rafinha Tunggu Momentum |
![]() |
---|
PSIM Yogyakarta Boyong 24 Pemain ke Kandang Malut United, Ini Daftarnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.