Motor Tandem dari Wbike Kustom: Pengendali Justru Duduk di Belakang
Satu keunikan dari motor tandem ini adalah sistem kendalinya yang tidak biasa, yakni semua kendali seperti gas, rem, dan kopling ada di kursi belakang
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di dunia kustom, ide liar sering menjadi pemantik lahirnya karya yang unik dan tak biasa.
Salah satunya datang dari bengkel Wbike Kustom di Yogyakarta.
Di tangan sang builder Wendy Purnama, sebuah motor tandem, yang biasanya hanya ditemui pada sepeda, disulap menjadi kendaraan roda dua yang tak hanya nyentrik, tetapi juga fungsional dan siap dibawa touring lintas daerah.
Motor ini bukan sekadar hasil eksperimen iseng, melainkan representasi dari proses panjang mencoba, gagal, mengulang, hingga akhirnya menemukan formula yang tepat.
"Banyak ide-ide gila di bengkelku ini, akhirnya jadi keterusan," ujar Wendy saat ditemui.
Ia bercerita, awal mula ide motor tandem ini terinspirasi dari sepeda tandem yang dikayuh berdua.
Dari situ, muncul gagasan untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk motor.
Proyek pertama dimulai dari Yamaha XS 650 yang sempat terbengkalai.
Motor itu dibangun ulang dengan menggunakan berbagai suku cadang bekas.
Namun karena mesinnya dikembalikan ke pemilik, motor tersebut tak berumur panjang.
Beberapa tahun berselang, rasa rindu akan proyek nyentrik itu muncul kembali. Kali ini Wendy menggunakan mesin motor Cina 200cc twinport keluaran milenium.
"Yang baru ini lebih proper. Kemudi lebih enak, karena yang sebelumnya cuma ngejar bisa jalan dan unik," tambahnya.
Salah satu keunikan dari motor tandem ini adalah sistem kendalinya yang tidak biasa.
Menggunakan dua stang bergaya British, semua kendali seperti gas, rem, dan kopling ada di kursi belakang.
“Justru yang belakang yang nyetir, yang depan hanya duduk. Jadi harus ada komunikasi antara dua orang. Karena yang melihat jalan kan yang duduk di depan," jelas Wendy.
| Royal Enfield Tandai 125 Tahun Perjalanan Lewat Penguatan Produk dan Identitas |
|
|---|
| Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Tawarkan Desain Klasik dan Fitur Modern |
|
|---|
| Isi Ramadan, Komunitas JK One Bagikan Ribuan Takjil dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
| Mobil Matic Mogok di Jalan Jangan Ditarik, Ini Risiko yang Mengintai |
|
|---|
| ACC Optimalkan Potensi Pasar Otomotif Yogyakarta Lewat Carnival 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Motor-Tandem-dari-Wbike-Kustom.jpg)