Serie A

INTER MILAN: Kontroversi di Balik Pindahnya Simone Inzaghi ke Al-Hilal

Ada klaim mengejutkan yang kontroversial dari CEO klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Hilal.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
ANDREAS SOLARO / AFP
KONTROVERSI INZAGHI -(Arsip) Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menyebut Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea harus mencari materi pemain lain sebab Inzaghi bersikeras pasar Inter Milan ditutup. Ada klaim mengejutkan yang kontroversial dari CEO klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Hilal. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada klaim mengejutkan yang kontroversial dari CEO klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Hilal.

Ia menyebut bahwa Simone Inzaghi telah memutuskan hengkang dari Inter Milan sebelum Final Liga Champions. 

Namun, pelatih asal Italia tersebut belum menandatangani kontraknya meski sudah tahu akan meninggalkan Inter Milan.

Inzaghi akhirnya menelan kekalahan 5-0 dari Paris Saint-Germain, yang berarti Inter Milan mengakhiri musim tanpa gelar untuk pertama kalinya dalam empat tahun masa jabatannya.

Namun, CEO Al-Hilal Esteve Calzada mengatakan kepada BBC Sport bahwa ini adalah cara diplomatis untuk membahas keluarnya yang sudah direncanakan sebelumnya.

“Mungkin tampak seperti sesuatu yang datang dengan cepat, tetapi itu adalah hasil kerja keras,” kata Calzada.

“Dia sedang memainkan pertandingan besar dan meminta (kami) untuk menunda semuanya sampai setelah final, itu sudah diputuskan tetapi tidak ditandatangani sebelum final, hanya karena rasa hormat dia meminta kami untuk menunggu, yang tentu saja cukup adil.”

Janji Inzaghi ke Al Hilal

Inzaghi masih terikat kontrak dengan Inter Milan hingga Juni 2026, tetapi telah melakukan negosiasi lanjutan untuk menandatangani perpanjangan.

Imbasnya, Presiden Inter Milan Beppe Marotta tampaknya benar-benar terkejut.

Ia mengakui bahwa klub tidak siap untuk mencari pelatih baru tepat waktu untuk Piala Dunia Antarklub 2025.

Di sisi lain, Al-Hilal juga ingin Inzaghi menjalani debutnya pada melawan Real Madrid, Kamis.

“Musim ini kami hanya berada di posisi kedua, itu di bawah standar yang diharapkan dari kami,” lanjut pimpinan Al-Hilal tersebut.

“Dan yang kami harapkan dari pelatih baru adalah ia membantu kami untuk menang lagi dan membangun kembali kejuaraan kami.”

Mereka juga akan menghadapi RB Salzburg dan Pachuca di pertandingan Grup H.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved