Buat Kamu yang Lagi Homesick, Baca Kata Rindu Ini buat Keluarga yang Terpisah Jarak

Memang segala hal tentang kampung halaman bisa membuat rindu itu sangat kuat dan datangnya pun tiba-tiba.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
google.com
Home Sick 

TRIBUNJOGJA.COM – Homesick atau rindu kampung halaman adalah masalah yang sering di alami para anak rantau.

Memang segala hal tentang kampung halaman bisa membuat rindu itu sangat kuat dan datangnya pun tiba-tiba.

Suasana rumah dan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan yang membuat rindu itu semakin menguat, apalagi jika sudah lama merantau.

Dan satu lagi yang membuat rindu itu semakin kuat adalah keluarga. Karena merekalah tujuan kita pulang setelah menjelajah kerasnya kehidupan dunia di luar sana.

Bagi kamu yang mengalami homesick, baca kata-kata ini supaya kamu lebih tenang dan rindumu kepada keluarga dan kampung halaman sedikit terobati.

“Hasil tak akan pernah mengkhianati usaha, entah seberapa lelahnya kamu percayalah bahwa semua lelakmu itu akan dibayar lunas saat bertemu keluarga di rumah.”

“Di antara banyak hal yang tak bisa didaur ulang yaitu waktu yang terbuang, maka pastikanlah bahwa waktuku telah kugunakan sebaik-baiknya untuk mencari rezeki untuk ayah ibu di rumah.”

“Sejauh apa pun kakiku melangkah meninggalkan kampung halaman dan keluargaku tercinta, tetap tempat kembali yang terindah adalah keluargaku, tenpa mereka aku bukan siapa-siapa hidup di dunia ini.”

“Apa pun yang aku hadapi, seberat itu pekerjaanku. Aku ikhlas kerja karena semua untuk keluarga tercinta.”

“Dalam ratusan kilometer membentang jauh selalu ku titipkan rindu pada embusan angin, selalu ku bincangkan disela doa untukmu orang tua dan keluargaku.”

“Sejauh apa pun kaki melangkah. Rindu selalu mendekatkanku kepada keluarga.”

“Aku meninggalkan masa laluku dan aku belajar menjadi lebih baik. Tanpa melupakan dari mana aku berasal. Aku rindu keluargaku.”

“Angin yang menyapa mengungkapkan kata rindu. Pergilah duhai angin. Sampaikan salam rinduku buat keluargaku.”

“Rumah bukanlah tempat, melainkan orang yang ada di dalamnya. Jika kamu kembali saat orang-orang itu tak lagi ada, maka itu bukanlah rumah.”

“Tak peduli seberapa jauh kamu pergi, orang tua akan selalu bersama denganmu di mana pun berada.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved