Serie A

AC MILAN: Situasi Kontrak Mike Maignan Bakal Dimanfaatkan Chelsea

Chelsea dilaporkan telah mengirim pesan keras kepada AC Milan bahwa mereka ingin merekrut kiper baru untuk musim depan.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Isabella BONOTTO / AFP
TARGET TRANSFER CHELSEA - (Arsip) Mike Maignan di LIga Italia Serie A Italia antara Inter Milan vs AC Milan di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan pada 5 Februari 2022. Chelsea dilaporkan telah mengirim pesan keras kepada AC Milan bahwa mereka ingin merekrut kiper baru untuk musim depan. 

La Gazzetta dello Sport mempertanyakan akankah Maignan kembali menjadi Magic, yang kontraknya layak diperbarui, atau kekuatan supernya sudah berakhir dan Milan harus mencari pengganti?

AC Milan menjuarai liga dengan Maignan sebagai salah satu bintangnya pada musim 2021-2022.

Sementara itu, Lille mengangkat trofi Ligue 1 pada musim sebelumnya. 

Musim berikutnya terganggu oleh cedera otot, lalu pada musim berikutnya (2023-24) Maignan tidak terlalu ajaib tetapi tetap menentukan dalam beberapa situasi.

Di musim ini, dan juga di perjalanan Liga Champions yang berakhir pada bulan Februari, Mike kurang membantu. 

Bahkan, kesalahan di leg pertama dari dua leg play-off melawan Feyenoord membuat jalan menanjak sebelum kartu merah Theo.

Igor Paixao, pemain Brasil dari Feyenoord, berhasil mengecoh Maignan di tiang gawangnya pada menit-menit awal pertandingan di Rotterdam. 

Kaitan lain dalam rangkaian kejadian malang itu adalah kecerobohan di Como, pada gol Diao, dan gol penyeimbang Cagliari di San Siro, gol oleh Zortea.

Mike juga tidak sempurna dalam mencetak gol Weah dalam kekalahan 2-0 di Juventus. 

Dan setelah blunder Liga Champions, ada kesalahan terbaru dengan Torino: sapuan yang mengenai Thiaw dan gol bunuh diri yang sensasional.

Kemudian ada tekel terhadap Isaksen yang berujung pada penalti penentu bagi Lazio di awal Maret di San Siro. 

Namun, ada juga versi lain yang sangat baru: Maignan yang sempat menggagalkan penalti dalam laga Kroasia-Prancis dari Kramaric.

Di masa lalu, ia juga mampu menjaga gawang Rossoneri. 

Mike juga tahu bagaimana menaikkan suaranya, mendikte posisi lini pertahanan, membimbing rekan setimnya dalam menyusun pertahanan. 

Saat menguasai bola, Maignan juga mendorong dirinya ke lini tengah untuk memberikan instruksi.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved