MotoGP

Bursa Transfer Moto GP: Yamaha Tertarik Bajak Bagnaia, Ducati Bereaksi Keras

Keteguhan hati Bagnaia mendapatkan dukungan dari General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna.

Editor: Yoseph Hary W
(Dok.Ducati Lenovo)
BURSA TRANSFER MOTOGP: Francesco Bagnaia ketika balapan di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (15/10/2023). Pembalap Ducati dirumorkan jadi incaran Yamaha. 

TRIBUNJOGJA.COM - Rumor terbaru muncul dari MotoGP ketika media Italia mengabarkan kemungkinan Yamaha tertarik merekrut pebalap Ducati, Francesco Bagnaia.

Sky Sport Italia memberitakan rumor transfer Moto GP 2025 kali ini dengan judul "Bagnaia Mimpi Terlarang Yamaha".

 Judul tersebut seolah menggambarkan betapa hengkangnya pembalap yang sejak awal menunggangi Ducati dan telah menjadi bagian penting dalam sejarah pabrikan Borgo Panigale jelas sulit dibayangkan.

Bagnaia masih menjadi sejarah Ducati dengan prestasinya dan ia kini terikat kontrak dengan si Merah sampai tahun depan.

Namun Hattrick pole position Fabio Quartararo bareng Yamaha tampak menjadi sinyal kebangkitan tim pabrikan Jepang.

Yamaha jelas ingin lebih lagi agar bisa bersaing dan kembali mendominasi balapan MotoGP.

Menurut Sky Sport, pabrikan Garpu Tala memerlukan pembalap top lain yang bisa menerjemahkan kecepatan motor YZR-M1 selain Quartararo.

Bagnaia adalah sosok yang sesuai dengan gambaran Yamaha, baik secara tuntutan finansial maupun kemampuan teknis.

Hanya saja, reaksi keras murid Valentino Rossi terhadap kabar keinginan Martin untuk keluar lebih cepat dari Aprilia dianggap sebagai pesan bahwa dia tidak akan membelot meski terjepit.

"Ketika kita memiliki sebuah kontrak, kita harus menurutinya, kita tidak bisa membatalkannya," ucap sosok yang akrab disapa Pecco itu jelang GP Inggris (22/5/2025), dilansir dari Crash.net.

"Menurut saya, kalau kita mengambil kata-kata tentang sesuatu dan kalau kita menandantangani sesuatu, kita harus menghormatinya."

"Akan menjadi masalah jika seseorang mulai membuat kekacauan seperti ini, seperti yang mulai terjadi. Jadi saya pikir itu (menghormati kontrak) adalah hal yang benar."

Keteguhan hati Bagnaia mendapatkan dukungan dari General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna.

Dalam komentarnya tentang hasil GP Inggris, pria asal Veneto itu meminta semua pihak di dalam Ducati ikut merasa bertanggung jawab atas krisis yang dialami pembalap andalannya itu.

Sulit bagi Bagnaia untuk menjustifikasi masalah besar yang dialaminya ketika Marc Marquez selaku rekan setimnya mampu tampil kuat dan memborong kemenangan.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved