Lady Bikers Dajogja Resmi Dideklarasikan, Semangat Kartini Melaju di Jalanan Yogyakarta
lahirnya Lady Bikers Dajogja menjadi langkah positif untuk menghadirkan kesetaraan dan semangat inklusivitas di dunia otomotif.
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sorotan Hari Kartini tahun ini terasa berbeda di Yogyakarta.
Puluhan pengendara motor perempuan dari berbagai penjuru kota memadati jalanan Yogyakarta dalam gelaran “Lady Bikers Kartini Ride”, sebuah acara riding yang sekaligus menandai lahirnya komunitas Lady Bikers Dajogja.
Komunitas ini berada di bawah naungan Komunitas Harley Dajogja dan menjadi wadah baru bagi para perempuan pecinta roda dua.
Momen istimewa ini bukan sekadar perayaan Hari Kartini, tetapi juga menjadi simbol keberanian, kemandirian, solidaritas, dan ekspresi diri para pengendara perempuan.
Dengan titik kumpul di Platinum Bar, Kitchen & Lounge, para peserta memulai riding pada pukul 15.00 WIB dan menempuh rute menuju Benteng Natadrama, Jalan Kaliurang, yang menjadi lokasi utama rangkaian acara.
Kemeriahan terlihat dari pilihan busana para peserta yang mengenakan dresscode bertema Kartini.
Tak ketinggalan, ada lomba fashion show, penghargaan untuk penampilan terbaik, hingga pembagian doorprize yang menambah semarak suasana.
Yessika, Ketua Lady Bikers Dajogja, menegaskan bahwa komunitas ini hadir untuk membangun ruang aman dan saling dukung bagi perempuan yang gemar berkendara.
“Lady Bikers Dajogja adalah ruang untuk mengekspresikan diri, menunjukkan keberanian, dan mempererat persaudaraan sesama pengendara perempuan. Ini bukan sekadar soal motor, tapi tentang kebebasan berekspresi,” ungkapnya.
Baca juga: Peringati Hari Kartini ke-146, Bupati Hamenang Ajak Perempuan Klaten Tingkatkan Kualitas Diri
Sementara itu, Ketua Harley Dajogja, W. Pamungkas atau akrab disapa Punky, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
Menurutnya, lahirnya Lady Bikers Dajogja menjadi langkah positif untuk menghadirkan kesetaraan dan semangat inklusivitas di dunia otomotif.
“Komunitas ini membawa energi baru. Perempuan juga punya ruang dan suara di dunia riding, dan kami mendukung penuh itu,” kata Punky.
Tanggal 21 April 2025 pun ditetapkan sebagai hari resmi kelahiran Lady Bikers Dajogja.
Ke depannya, komunitas ini akan aktif dalam kegiatan riding, edukasi, hingga aksi sosial yang memberdayakan sesama.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, membawa semangat kebersamaan dan emansipasi, persis seperti semangat Kartini yang dulu diperjuangkan, kini hidup kembali di atas roda, bersama para Lady Bikers Dajogja.(nto)
| Usung Semangat Kartini, Ibu-ibu Rumah Tangga di Jogja Diberdayakan Jadi 'Beauty Preneur' |
|
|---|
| Saat Semangat Kartini Bersalin Rupa dalam Balutan Diplomasi Prancis di Pekan Francophonie 2026 |
|
|---|
| Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Denting Instrumen dan Anggun Busana di Warawaditra |
|
|---|
| Di Hari Kartini, Telkomsel Hadir untuk Mendengar dan Melayani Sepenuh Hati |
|
|---|
| Eko Suwanto: Ibu Adalah Soko Guru Pendidikan Keluarga dan Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lady-Bikers-Dajogja-Resmi-Dideklarasikan-Semangat-Kartini-Melaju-di-Jalanan-Yogyakarta.jpg)