Warga Condongcatur Sleman Temukan Balon Udara Nyangkut di Pagar Rumah, Ada Petasannya

Kapolsek Depok Timur, Kompol Rahmad Yulianto membenarkan kejadian bahwa balon udara jatuh di pagar rumah warga tersebut dan kini sudah diamankan

Tayang:
Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA/Humas Polres Kulon Progo
BALON UDARA: Ilustrasi Foto dok. balon udara diamankan di sekitar YIA Kulon Progo, Rabu (17/04/2024) lalu. Sekitar 8 balon udara ditemukan terbang di sekitar YIA selama libur Lebaran 2024. Pada Lebaran 2025, balon udara kembali ditemukan, kali ini jatuh dan tersangkut pagar rumah warga di Condongcatur Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Warga Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman mendapati sebuah balon udara disertai petasan terikat telah jatuh dan tersangkut di pagar rumahnya pada Selasa (1/04/2025) malam.

Petugas Polsek Depok Timur yang menerima laporan kejadian itu langsung mendatangi lokasi dan mengamankan barang tersebut. 

Kapolsek Depok Timur, Kompol Rahmad Yulianto membenarkan kejadian bahwa balon udara jatuh di pagar rumah warga tersebut dan kini sudah diamankan, laporan kompas.com. 

"Iya, untuk balon udara sudah diamankan di Polsek," ujar Kapolsek Depok Timur, Kompol Rahmad Yulianto melalui chat WhatsApp (WA), Rabu (2/04/2025).

Rahmad Yulianto menyampaikan, pemilik rumah mengetahui ada balon udara jatuh di pagar rumahnya dari tetangga.

"Dicek ada barang yang diduga sebuah balon udara warna abu-abu mengelantung di pagar," tuturnya.

Polisi yang mendapatkan informasi tersebut lantas mendatangi lokasi.

Setelah itu Polisi mengamankan balon udara tersebut ke Polsek Depok Timur.

"Barang tersebut diamankan oleh petugas Polsek Depok Timur, dibawa ke Polsek," ucapnya. 

Balon udara yang jatuh tersebut tampak dipasangi dengan sejumlah petasan. Informasi tersebut diunggah di media sosial X akun @merapi_uncover.

Dalam foto yang diunggah, tampak balon udara berwarna hitam yang jatuh di pagar rumah warga berukuran cukup besar.

Tampak pula di balon udara tersebut diikat dengan sejumlah petasan.

Di unggahan di tuliskan keterangan "Selamat malam min, mau laporan ada balon udara jatuh di jakal km 7, Kayen, jam 20.30 WIB, baru ketahuan karna laporan tetangga".

Rahmad Yulianto menghimbau agar masyarakat tidak menerbangkan balon udara

Sebab dapat berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

Selain itu juga bisa menyebabkan kebakaran.

"Imbauan agar tidak menerbangkan balon udara karena berpotensi menimbulkan kebakaran atau pun mengganggu penerbangan," katanya.(kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved