Ratusan Nelayan di Gunungkidul Dibekali Nilai-nilai Pancasila

Sebanyak 300 nelayan Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul dibekali nilai-nilai Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebanyak 300 nelayan Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul dibekali nilai-nilai Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Prakoso mengatakan kegiatan ini sebagai upaya memberikan penguatan pemahaman Pancasila kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk para nelayan.

“Mereka bukan hanya pencari ikan, tetapi juga pahlawan yang menjaga laut kita. Oleh karena itu, mereka perlu memahami bahwa Indonesia bercita-cita menjadi bangsa yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (2/4/2025).

Dia melanjutkan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari merupakan salah satu kewajiban kita sebagai warga Negara Indonesia.

"Pancasila merupakan falsafah bangsa Indonesia, sila-sila dalam Pancasila adalah rangkaian kesatuan bulat sehingga tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama lain," terang dia.

Sementara itu, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila adalah konsensus tertinggi yang berlaku dalam kehidupan bernegara. 

Pemahaman Pancasila, katanya, sangat penting bagi masyarakat pesisir dan nelayan agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh hoaks yang menggunakan argumen keagamaan yang tidak memahami dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila adalah landasan yang membebaskan manusia dan menolak segala bentuk diskriminasi, termasuk ethnic cleansing. Pemahaman Pancasila harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi para nelayan yang bekerja di laut,” jelasnya.

Lanjut dia, sebagai bentuk dukungan bagi para nelayan, BPIP juga memberikan bantuan berupa alat tangkap ikan dan jaket pelampung untuk meningkatkan keselamatan mereka di laut. 

"Diharapkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat pesisir dan nelayan semakin meningkat," ucapnya.

Merespons hal ini, Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, menyambut baik kegiatan ini. 

Ia menegaskan bahwa BPIP memiliki tugas penting dalam membangun karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila.

“Kami menyambut positif kegiatan ini sebagai upaya internalisasi nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat pesisir dan nelayan Gunungkidul. Pembinaan ini merupakan tanggung jawab bersama agar nilai-nilai Pancasila semakin mengakar dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan ideologi Pancasila dalam menghadapi tantangan globalisasi, radikalisme, dan intoleransi.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus senantiasa hadir dalam kehidupan masyarakat.

“Pancasila dilahirkan untuk menjaga persatuan dan mencegah bibit-bibit intoleransi,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved