PSS Sleman

PSS Sleman Batal Latihan Malam Hari selama Ramadan, Pieter Huistra Ungkap Alasannya

Tim PSS sebelumnya memang sempat berwacana melakukan latihan di malam hari agar tak mengganggu ibadah puasa para pemain.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA / Almurfi Syofyan
LATIHAN SORE: Pemain PSS Sleman saat menjalani latihan tim di Lapangan Pakembinangun, Sleman, beberapa waktu lalu. Selama Ramadan PSS tetap berlatih di sore hari. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman batal menjalani latihan di malam hari selama bulan Ramadan karena tak menemukan lokasi latihan yang memenuhi kriteria dari sang pelatih.

Tim PSS sebelumnya memang sempat berwacana melakukan latihan di malam hari agar tak mengganggu ibadah puasa para pemain.

Namun, rencana tersebut urung terlaksana karena adanya kendala faktor lapangan.

"Mengenai latihan untuk sisa Ramadan, kami tidak akan melakukannya di malam hari. Tidak, saya pikir kami akan melakukannya sekitar jam empat sore," ujar pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, Selasa (18/3/2025).

"Karena tidak ada lapangan yang bagus dengan lampu, jadi kami tidak dapat menemukannya dan memaksimalkan latihan di sore hari," tambahnya.

Setelah merampungkan libur pascapekan ke-27 Liga 1 2024/2025, skuat PSS Sleman kembali menggelar latihan reguler di masa jeda internasional atau FIFA Match Day pada hari Senin (17/3/2025) sore di Lapangan Pakembinangun, Sleman.

Materi latihan memfokuskan pada peningkatan kebugaran pemain yang menjadi sorotan dalam beberapa pertandingan di bulan Maret 2025.

"Latihan kemarin berjalan dengan baik, semua pemain bekerja keras. Kami harus benar-benar memanfaatkan jeda panjang ini untuk meningkatkan kebugaran para pemain, ini hal yang sangat penting," ungkap Coach Pieter.

Dia menyebut, meski beberapa pemain menjalani ibadah puasa namun hal ini tak mengganggu semangat pemain dalam berlatih. Efek liburan kemarin juga sudah terasa karena pemain tampak lebih fresh dalam melahap setiap menu latihan.

"Tentu saja para pemain menjalani latihan dengan fokus dan bagus. Mereka telah kami berikan libur beberapa hari kemarin. Para pemain membuat banyak peningkatan, hal ini membuat kami menjadi lebih kuat dan bugar secara fisik," ulasnya.

PSS Sleman diketahui tengah terpuruk di zona degradasi dengan menghuni posisi paling buncit. Elang Jawa mengoleksi poin 22 dari 27 laga.

Pada Liga 1 musim ini, PSS menyisakan tujuh pertandingan. Tiga laga diantaranya dilakukan di rumah sendiri dan empat lainnya dilakukan di kandang lawan. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved