Serie A

INTER MILAN: Pertanda Baik untuk Interisti

Sama seperti tahun 2010, Inter Milan berpeluang besar untuk memenangkan Treble, yakni Liga Champions, Serie A, dan Coppa Italia.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Shaun Botterill / GETTY IMAGES EROPA / Getty Images melalui AFP
PERTANDA BAIK - (Arsip) Pelatih Inter Milan Jose Mourinho mengangkat trofi setelah memenangkan pertandingan Final Liga Champions antara Bayern Menchen vs Inter Milan di Estadio Santiago Bernabeu pada 22 Mei 2010 di Madrid, Spanyol. Inter Milan sukses meraih Treble musim itu dengan menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions. Musim ini, ada pertanda baik bagi pendukung sejati Inter Milan, Interisti. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada pertanda baik bagi pendukung sejati Inter Milan, Interisti untuk musim ini.

Seperti tahun 2010 lalu, Inter Milan berpeluang besar untuk memenangkan Treble, yakni Liga Champions, Serie A, dan Coppa Italia.

Nerazzurri telah menghabiskan sebagian besar musim Serie A di belakang Napoli, berjuang untuk membuktikan kepada semua orang bahwa mereka siap bertarung.

Pasukan Simone Inzaghi kini berada di puncak klasemen Liga Italia Serie A dengan keunggulan tiga poin atas Napoli. 

Setelahnya, mereka juga sukses meraih kemenangan penting 0-2 atas Atalanta di Stadion Gewiss, Senin.

Walau tiga poin mungkin tidak tampak banyak, keuntungan psikologis dari melampaui dan kini memperlebar keunggulan atas Napoli sangatlah besar.

Sebaliknya, Napoli mungkin kehilangan tenaga.

Setelah sebuah tim berjuang keras untuk mencapai puncak, sulit bagi mereka untuk menyerahkan posisi puncak. 

Terutama mengingat daya serang Inter Milan dan keinginan kuat untuk menang di seluruh tim.

Kapten Inter Milan Lautaro Martínez telah menemukan kembali performa mencetak golnya di waktu yang tepat. 

Seperti yang ditunjukkan di Bergamo melawan Atalanta, saat tim sangat membutuhkannya.

Ia berperan penting tidak hanya di Serie A tetapi juga di Liga Champions, di mana gol-golnya membuat Inter Milan menjadi satu-satunya tim Serie A yang tersisa di kompetisi tersebut.

Rasa lapar kemenangan, dorongan, dan konsistensi ini membuat Inter Milan menjadi pesaing terbesar untuk kemenangan domestik dan Eropa.

Performa gemilang

Sementara itu, Juventus, yang baru dua minggu lalu dianggap sebagai penantang kuat Scudetto, telah tertinggal jauh dengan selisih 12 poin.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved