Pidato Pertama Bupati Hamenang di Rapat Paripurna DPRD, Bahas Kemiskinan dan Pengangguran Terbuka

Bupati Klaten membahas langkah untuk mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, berkelanjutan, dan bersinergi dengan DPRD-DPR RI. 

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
PIDATO PERTAMA - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Klaten, Senin (3/3/2025) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Setelah melaksanakan serah terima jabatan di Grha Bung Karno, Bupati dan Wakil Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo-Benny Indra Ardhianto, mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada Senin (3/3/2025). 

Agenda dalam rapat paripurna itu adalah penyampaian pidato sambutan Bupati Klaten periode 2025-2030 di hadapan para wakil rakyat dan Forkopimda hingga Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klaten. 

Ketua DPRD Kabupaten Klaten, Edy Sasongko, mengatakan bahwa rapat paripurna siang itu dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dikatakan, setelah dilantik maka Bupati harus menyampaikan pidato di rapat paripurna.

Dalam rapat tersebut, dikatakan Bupati Klaten membahas langkah untuk mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, berkelanjutan, dan bersinergi dengan DPRD-DPR RI. 

"Memang betul kami (DPRD) bermitra dengan Pemerintah Daerah sesuai dengan fungsinya. Tadi disampaikan juga bahwa yang pertama nanti adalah menyesuaikan RPJMD. Karena RPJMD 2021-2026 kemarin harus diubah menjadi RPJMD 2025-2029," kata Edy saat ditemui Senin (3/3/2025). 

Edy menuturkan pembahasan RPJMD memiliki batas waktu maksimal 6 bulan setelah Bupati-Wakil Bupati baru dilantik, harus selesai dibahas serta ditetapkan. Oleh karena itu, pihaknya bakal segera membahas RPJMD 2025-2029 tersebut. 

Sekadar informasi sebelum terpilih menjadi Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo sempat menjadi Ketua DPRD Klaten periode 2019-2024.

Meskipun sempat berkolega, akan tetapi Edy menegaskan tetap akan mengkritisi dan melakukan pengawasan sesuai fungsi-tugas legislatif. 

"Makanya kami sepakati dulu penyusunan RPJMD. Kalau sudah sepakat dan ada yang melenceng dari Perda, maka kami akan mengingatkan. Kami sudah sering bersinergi dengan baik. Nanti program kegiatan RKP sesuai RPJMd itu akan kami pantau, kalau melenceng ua kami kritisi sesuai tugas kami," jelasnya. 

Baca juga: Resmi Menjabat, Sektor Infrastruktur Jadi Salah Satu Prioritas Bupati dan Wabup Klaten 2025-2030

Kendati demikian, ia berharap dua tokoh anak muda itu bisa betul-betup mewujudkan apa yang menjadi visi misi Kabupaten Klaten maju, sejahtera dan berkelanjutan.

Termasuk ia berharap kegiatan-kegiatan antara DPRD dan Pemkab Klaten ke depan bisa berjalan sesuai jadwal. 

"Nanti penyusunan RPJMD harus sesuai visi misi beliau, agar sinkron," tuturnya. 

Sementara itu, dalam pidato sambutan pertama Bupati Klaten di rapat paripurna, Hamenang sempat menyoroti isu penurunan angka stunting, kemiskinan dan peningkatan angkatan kerja di Bumi Bersinar.

Untuk fokus menyelesaikan masalah tersebut, Hamenang mengajak seluruh pihak melupakan perbedaan saat kontestasi Pilkada 2024.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat Klaten agar bersatu menaklukan tantangan pembangunan ke depan. 

"Untuk angka pengentasan kemiskinan di Klaten mengalami tren positif yakni turun dari 12,89 persen (2020) jadi 12.04 persen pada 2024. Namun perlu ada upaya penanganan lagi agar lebih komprahensif. Sehingga angkanya bisa ditekan lagi," tuturnya. 

Adapun untuk angka pengangguran terbuka, Hamenang menyebut angkanya juga berhasil turun dari 4,2 persen pada 2023 menjadi 3,97 persen di 2024.

Meski demikian, ia minta OPD terkait agar terus meningkatkan keikutaertaan masyarakat usia produktif dalam angkatan kerja tahun selanjutnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved