Balita di Bantul Terkunci di Dalam Kamar Tidur

Beberapa waktu kemudian, balita A mencoba membuka pintu itu. Namun, usaha itu gagal, sehingga panik dan menangis.

pixabay
TERKUNCI: Foto ilustrasi- Balita di Bantul, DI Yogyakarta, hanya bisa menangis saat terkunci di dalam kamar tidur rumahnya, Jumat (28/2/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang balita di Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, hanya bisa menangis saat terkunci di dalam kamar tidur rumahnya. 

Kabid Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto, mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Jumat (28/2/2025) sekira pukul 10.15 WIB.

"Awalnya, sebelum kejadian, kunci kamar tertancap di pintu bagian dalam kamar tidur," katanya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com. 

Kemudian, balita yakni A (2), masuk ke dalam kamar tersebut dan mengunci pintu sendiri.

Beberapa waktu kemudian, balita A mencoba membuka pintu itu. Namun, usaha itu gagal, sehingga panik dan menangis.

"Kemudian, di rumah itu ada saudaranya. Ketika mengetahui kejadian itu, saudara balita itu langsung menghubungi ibu dari balita A," paparnya. 

Selanjutnya, ibu dari balita A meminta pertolongan ke beberapa orang hingga akhirnya informasi kejadian itu diteruskan ke grup WhatApp Damkar BPBD DIY. 

"Dari situ, informasi diteruskan kembali ke Pusdalops BPBD Bantul untuk ditindaklanjuti dengan menugaskan Damkar Sektor 1 Kasihan," ujar dia.

Mendapat kabar itu, Damkar Sektor 1 Kasihan langsung menuju ke lokasi guna melakukan tindakan penyelamatan.

"Beberapa waktu kemudian, balita A berhasil kami selamatkan dengan cara mencongkel pintu kamar yang dimaksud," urai Irawan.

Disampaikannya, setelah pintu kamar berhasil dibuka, balita A masih dalam keadaan syok dan menangis. 

Namun, setelah ditenangkan dengan cara diajak berbicara atau bercanda, serta melihat mobil pemadam kebakaran, akhirnya balita tersebut tenang.

"Kami imbau kepada seluruh orangtua untuk tidak menaruh kunci dalam keadaan tertancap saat ada balita di dalam rumah atau ruangan, agar tidak terjadi kejadian serupa," tutup dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved