Ramadan 2025

Apa Saja Rukun dan Syarat Wajib Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

Apa saja rukun yang harus dilakukan saat Puasa Ramadan dan syarat wajibnya? Berikut ini dijelaskan rukun dan syarat wajib puasa Ramadan.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Pinterest
Ilustrasi Berdoa 

TRIBUNJOGJA.COM - Berikut ini dijelaskan rukun dan syarat wajib puasa Ramadan.

Puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan umat Muslim di bulan Ramadan.

Sebagai ibadah yang wajib, puasa Ramadan harus benar-benar diperhatikan panduannya agar puasa Ramadan sempurna dan sah menurut syariat.

Hal mendasar yang perlu diperhatikan adalah mengenai rukun dan syarat wajib puasa Ramadan.

Apa saja rukun yang harus dilakukan saat Puasa Ramadan dan syarat wajibnya?

Berikut ini dijelaskan rukun dan syarat wajib puasa Ramadan.

Rukun Puasa

  • Niat

Niat diucapkan dalam hati sebagai bentuk pemantapan diri melakukan puasa Ramadan.

Niat dilakukan di malam hari hingga sebelum shubuh tiba.

Berikut ini niat puasa Ramadan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana hadzihis sanati lillaahi ta'aala.

Artinya: Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala

  • Menahan Diri

Selain niat, hal yang harus dilakukan sebagai ukuran sahnya puasa adalah dengan menahan diri.

Menahan diri disini termasuk menahan diri dari makan dan minum serta menahan diri dari syahwat ketika berpuasa.

Syarat Wajib Puasa

Syarat wajib puasa merupakan ketentuan kondisi seseorang yang mewajibkan nya untuk melakukan ibadah puasa Ramadan.

Berikut ini syarat wajib puasa

  • Muslim

Orang yang muslim dan memenuhi syarat wajib puasa lainnya hukumnya wajib untuk melakukan ibadah puasa Ramadan.

Ibadah yang wajib merupakan ibadah yang harus dilakukan dan bila ditinggalkan tanpa udzur yang syar’i hukumnya berdosa.

  • Baligh

Ketika sudah memasuki baligh, umat muslim wajib melakukan puasa Ramadan.

Ketentuan baligh sendiri dalam islam bagi laki-laki adalah pernah mengeluarkan mani pada kemaluannya baik ketika keadaan tidur maupun dalam keadaan terjaga.

Batas minimal usia baligh laki-laki adalah umur 9 tahun.

Sedangkan ketentuan baligh bagi perempuan adalah mengeluarkan darah haid dan batas minimal perempuan dikatakan telah baligh adalah 15 tahun dihitung dari umur kelahiran.

  • Berakal

Muslim yang baligh diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa ketika dirinya memiliki akal yang sempurna atau tidak gila.

  • Mampu

Mampu dan kuat menjadi syarat keempat seorang muslim baligh dan berakal diwajibkan untuk menjalankan ibadah.

Jika seseorang tidak mampu dan tidak cukup kuat untuk melakukan ibadah puasa, maka dapat mengganti puasa di bulan selanjutnya atau membayar fidyah.

Beberapa kondisi seseorang dibolehkan tidak berpuasa adalah musafir, orang tua renta, orang sakit, wanita yang hamil dan menyusui, dan seseorang yang tercekik haus.

  • Sudah Masuk Waktu

Kondisi kelima yang mewajibkan seseorang untuk berpuasa adalah mengetahui kapan masuk waktu berpuasa Ramadan.

Mengetahui awal waktu dapat dilakukan dengan melihat hilal atau perhitungan tanggal di bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

Itulah tadi rukun dan syarat wajib seseorang melakukan ibadah puasa, semoga bermanfaat. ( MG Kofifah Tiara Pramuditha )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved