Pergantian Kepala Badan Intelijen DIY, Ini Pesan Sri Sultan HB X soal Keamanan Wilayah
Sri Sultan memberikan pesan agar kolaborasi antara Binda DIY dan Pemda DIY terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi keamanan
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) DIY mengalami pergantian. Brigjen TNI Rachmat Pudji Susetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kabinda DIY mendapat promosi untuk menduduki posisi baru di kantor pusat Badan Intelijen Negara (BIN) di Jakarta.
Posisi yang ditinggalkan oleh Rachmat Pudji Susetyo kemudian digantikan oleh Brigjen TNI Firyawan.
Keduanya melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Rabu (26/2/2025), untuk berpamitan sekaligus membahas kelanjutan tugas di wilayah istimewa ini.
Sri Sultan memberikan pesan agar kolaborasi antara Binda DIY dan Pemda DIY terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi keamanan dan ketertiban wilayah.
Brigjen Rachmat Pudji Susetyo, usai pertemuan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerjasama yang baik dengan Pemda DIY selama masa jabatannya.
Ia merasa masa tugasnya berjalan lancar berkat dukungan yang diberikan oleh Forkopimda DIY. Rachmat menegaskan, banyak hal yang ia pelajari selama bertugas di Yogyakarta, yang dianggapnya sebagai daerah luar biasa.
"Saya merasakan bahwa setengah pekerjaan saya di sini seolah sudah dikerjakan oleh Sri Sultan," ujar Rachmat.
Ia juga mengungkapkan bahwa Yogyakarta bukan hanya sekadar tempat tugas, tetapi juga memberikan banyak nilai dan pengalaman berharga.
"Semangat Jogja ini yang akan selalu saya bawa ke mana pun saya bertugas nantinya," tambahnya.
Rachmat berharap, Brigjen Firyawan yang kini menjabat sebagai Kabinda DIY dapat melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik dan menjaga komunikasi yang erat dengan Pemda DIY dan Forkopimda lainnya.
Sementara itu, Brigjen Firyawan yang baru saja dilantik, menyampaikan bahwa pertemuan dengan Sri Sultan selain sebagai ajang perkenalan, juga untuk meminta arahan dalam menjalankan tugas-tugasnya di Binda DIY.
Firyawan menegaskan kesiapannya untuk mendukung kebijakan Pemda DIY dan menjaga kondusivitas daerah.
"Saya siap bekerja sama dengan Pemda DIY untuk menjaga agar Yogyakarta tetap kondusif," ungkapnya.
Firyawan pun mengungkapkan bahwa Sri Sultan membuka pintu komunikasi langsung jika ada hal-hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut.
Dengan bergantinya kepemimpinan di Binda DIY, harapan besar tertuju agar kepemimpinan yang baru dapat menjaga stabilitas dan kelancaran kerja sama yang telah terjalin baik selama ini.
| Bakesbangpol Kota Yogyakarta Gelar Pendidikan Politik bagi Aktivis Perempuan |
|
|---|
| Seorang Pria di Yogyakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Seusai Mengeluh Nyeri di Dada |
|
|---|
| Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Dipindah ke Bali, Ini Kata Liana Tasno |
|
|---|
| Tiket dan Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini Senin 20 April 2026 dari St. Tugu |
|
|---|
| Hasto Wardoyo Trenyuh Dengar Azizah yang Bercita-cita Jadi Dokter: Saya Akan Membantu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sri-Sultan-HB-X-Angkat-Bicara-Soal-Tuntutan-Ganti-Rugi-Rp-1000-ke-PT-KAI-Ini-Alasannya.jpg)