Ramadan 2025

Pandangan Islam tentang Kebiasaan Tidur Setelah Sahur

Lalu, sebenarnya bagaimanakah pandangan islam tentang tidur setelah sahur?

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
freepik.com
Ilustrasi: Tidur. Pandangan Islam tentang Kebiasaan Tidur Setelah Sahur 

TRIBUNJOGJA.COM – Tidur setelah sahur merupakan salah satu kebiasaan yang kurang baik bagi kesehatan.

Biasanya, seseorang tidak dapat menahan kantuknya setelah makan sahur sembari menunggu waktu Shubuh masuk, atau bisa jadi langsung tertidur setelah melakukan sholat Shubuh.

Hal ini biasanya dilatarbelakangi oleh seseorang yang belum terbiasa bangun pagi untuk sahur atau memang tidak bisa menahan kantuk yang menyerang.

Menurut medis, tidur setelah sahur memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh.

Tubuh yang bekerja untuk pencernaan setelah makan menjadi melambat karena tidur setelah makan.

Hal ini bisa menyebabkan naiknya asam lambung dan gangguan pencernaan lainnya.

Dengan demikian, kebiasaan seperti ini seharusnya dihindari agar tubuh tetap sehat disaat menjalani Puasa Ramadan.

Lalu, sebenarnya bagaimanakah pandangan islam tentang tidur setelah sahur?

Dikutip dari Nu Online berdasarkan salah satu karya Al-Habib Salim bin Abdullah beliau menjelaskan bahwa kebiasaan tidur setelah sahur akan menimbulkan penyakit pada perut dan sangat berbahaya bagi tubuh.

Selain itu, pendapat juga diperkuat oleh Syekh Abdul Hamid Mahmud, salah satu ulama terkemuka dari madzhab Hanafi, beliau menjelaskan bahwa alangkah baiknya untuk memperbanyak istighfar dan ibadah di waktu sahur, karena sahur termasuk waktu yang mulia, daripada digunakan untuk tidur karena kebiasaan ini berbahaya bagi perut.

Dalam KItab Zad al-Ma'ad, Ibnul Qayyim juga menjelaskan bahwa tidur setelah sahur berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh karena menyebabkan gangguan pencernaan. 

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya islam tidak melarang seseorang untuk tidur setelah sahur, namun alangkah baiknya jika digunakan pada hal-hal yang tidak memberikan kemadharatan bagi tubuh, seperti membaca al-Qur'an, berdzikir, dan ibadah-ibadah lainnya.

Oleh karenanya, islam menganjurkan umatnya untuk mengakhirkan waktu sahur, sehingga waktu yang digunakan untuk sahur tidak berselang lama menunggu waktu Subuh. ( MG Kofifah Tiara Pramuditha )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved