PSS Sleman
PSS Sleman Berpisah dengan Mazola Junior setelah Cuma Raih Satu Poin dari 5 Laga
Pemecatan Mazola ini tak terlepas hasil minor saat takluk dari Arema FC dengan skor mencolok 6-2. Kekalahan ini jadi yang terbesar dari 13 kekalahan
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kursi panas pelatih kepala PSS Sleman kembali memakan korban seiring hasil minor yang terus dituai oleh Super Elang Jawa dalam menjalani kompetisi Liga 1 2024/2025.
Terbaru, kursi pelatih kepala yang dipegang Mazola Junior sejak Oktober 2024 lalu resmi berakhir.
PSS Sleman secara resmi mengumumkan pengistirahatan Mazola sebagai juru taktik tim.
"Terima kasih Mazola Junior. Segala yang terbaik untuk masa depanmu," demikian bunyi pernyataan PSS Sleman melalui media sosial klub di platform instagram, Selasa (18/2/2025) malam.
Unggahan akun instagram @pssleman itu mendapat komentar ribuan netizen. Banyak yang mendukung namun ada pula yang mempertanyakan keputusan itu.
Pemecatan Mazola ini tak terlepas hasil minor saat takluk dari Arema FC dengan skor mencolok 6-2. Kekalahan ini jadi yang terbesar dari 13 kekalahan yang didapat dari 23 laga musim ini.
Hasil negatif dari tim berjuluk Singo Edan, Senin (17/2/2025) kemarin, membuat Super Elang Jawa Hanya meraih satu poin dari lima pertandingan terakhirnya. Bahkan, empat laga terakhir mereka kalah dari lawan-lawannya.
Sebelumnya, Manajer Tim PSS Sleman, Leonard Tupamahu, irit bicara saat dikonfirmasi mengenai nasib Mazola Junior setelah rentetan hasil negatif di Liga 1 ini.
"Untuk nasib Mazola saya belum bisa jawab," ujar Leo saat ditanya mengenai masa depan pelatih asal Brasil tersebut di Bumi Sembada, Selasa (17/2/2025).
Performa PSS Sleman di bawah asuhan Mazola Junior sempat menunjukkan tren positif di awal-awal kedatangannya saat menggantikan Wagner Lopez.
Lima kemenangan sempat ditorehkan saat membekuk Barito Putera, Persis Solo, PSIS Semarang, Madura United dan Persebaya Surabaya.
PSS yang lama bercokol di zona degradasi berhasil dikeluarkan Mazola dan mampu menembus peringkat 13 menjelang putaran akhir putaran pertama.
Namun, di putaran kedua kondisi mulai berbalik. Rentetan kekalahan terus menghinggapi Laskar Sembada.
Mereka terpantau kalah 2-4 dari Semen Padang, 1-0 dari Borneo FC, 1-2 dari Bali United dan 6-2 dari Arema FC.
Diakui Leo, empat kali kekalahan beruntun itu pasti mempengaruhi mental dari para pemain. Namun, dia minta pemain segera bangkit bila ingin tumbuh dan berkembang jadi pemain besar.
"Saya tahu karena saya juga bekas pemain dan saya tau bagaimana rasanya menghadapi tiga kali kekalahan, empat kali kekalahan, bahkan lima kali kekalahan. Itu merupakan ujian setiap pemain," tukasnya. (Mur)
| PSS Sleman Pesta Gol ke Gawang Persipal Palu, Super Elja Masih di Posisi Runner Up Klasemen |
|
|---|
| Babak Pertama: Sundulan Iman Fathurohman Bawa PSS Sleman Ungguli Persipal Palu |
|
|---|
| PSS Sleman Optimalkan Regulasi U-21, Pemain Muda Jadi Senjata Rahasia |
|
|---|
| PSS Sleman Sudah Kantongi Nama Pengganti Cleberson, Siapa Dia? |
|
|---|
| Dua Pemain EPA PSS Sleman U-18 Diundang Gabung Latihan Tim Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PSS-Sleman-Berpisah-dengan-Mazola-Junior-setelah-Cuma-Raih-Satu-Poin-dari-5-Laga.jpg)