PSIM Yogyakarta

Pemda DIY Buka Peluang Kerja Sama dengan PSIM untuk Lengkapi Fasilitas Stadion Mandala Krida

Beny menyatakan bahwa peluang kolaborasi dengan pihak swasta, khususnya manajemen PSIM, tetap terbuka.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA / Almurfi Syofyan
FASILITAS MANDALA KRIDA: Foto dok Pemain PSIM Yogyakarta saat merayakan gol di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Pemda DIY buka peluang kerja sama dengan manajemen PSIM untuk lengkapi fasilitas Stadion Mandala Krida. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mengonfirmasi bahwa pembangunan lanjutan Stadion Mandala Krida tidak menjadi prioritas pada tahun 2025.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, pada Kamis (13/2/2025) menyusul pengetatan anggaran yang diterapkan pemerintah daerah.

Beny menjelaskan, meski renovasi Mandala Krida termasuk penambahan lampu dan papan skor sempat diusulkan sebelum Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia beberapa tahun lalu, saat ini anggaran yang tersedia tidak memungkinkan untuk melanjutkan proyek tersebut. 

"Dulu kami sempat mengusulkan renovasi Mandala Krida, bahkan sudah bersurat ke KPK. Namun, dengan adanya pengetatan anggaran mulai 2025, prioritas kami berubah," ungkap Beny.

Sebagai bagian dari kebijakan penghematan, Pemda DIY juga menginstruksikan untuk meniadakan berbagai seremonial dan upacara yang berpotensi menambah beban anggaran. 

"Kami lebih memprioritaskan pembayaran gaji, yang memang menjadi kebutuhan utama," kata Beny, menambahkan bahwa instruksi tersebut datang langsung dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

Kolaborasi

Meski renovasi tidak dapat dilakukan oleh Pemda DIY dalam waktu dekat, Beny menyatakan bahwa peluang kolaborasi dengan pihak swasta, khususnya manajemen PSIM, tetap terbuka. 

Hal ini berkaitan dengan rencana pembangunan lampu stadion yang menjadi salah satu prasyarat bagi Mandala Krida untuk memenuhi standar Liga 1. 

"Jika manajemen PSIM berniat membangun fasilitas tersebut, kami siap untuk berdiskusi lebih lanjut," ujar Beny.

PSIM, yang saat ini berada di peringkat pertama klasemen babak delapan besar grup X, tengah berada di ambang lolos ke Liga 1. 

Mereka hanya membutuhkan satu poin dari laga terakhir menghadapi PSPS Pekanbaru pada 17 Februari mendatang untuk memastikan tempat mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sementara itu, Beny menegaskan bahwa renovasi Stadion Mandala Krida menjadi prioritas Pemda DIY pada masa mendatang sangat bergantung pada keadaan anggaran yang ada.

Jika ada potensi kolaborasi dengan pihak ketiga, seperti manajemen PSIM, Pemda DIY siap membuka ruang pembicaraan untuk merealisasikannya. 

"Tinggal bagaimana kesepakatan yang akan tercapai antara Pemda dan PSIM, karena apa yang tidak bisa kita kolaborasikan di era seperti sekarang?" pungkasnya. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved