Keraton Jogja Sebut Kondisi Alam Sumbu Filosofis dari Merapi Hingga Pantai Selatan Rusak
Kondisi alam di sumbu filosofis Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Gunung Merapi di Sleman dan gumuk pasir Parangkusumo di pantai Selatan dinilai rusak
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com Sleman --- Kondisi alam di sumbu filosofis Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Gunung Merapi di Sleman dan gumuk pasir Parangkusumo di pantai Selatan dinilai makin rusak.
Sebab itulah, Keraton Yogyakarta berencana menata dua kawasan, yang menjadi bagian sumbu filosofis Jogja itu.
Penataan dilakukan dengan perluasan penanaman pohon di utara untuk merawat air dan menjaga ekosistem di dalamnya.
Pemulihan di utara dinilai berdampak baik atau terhubung dengan kondisi di pantai selatan.
Putri Sulung Raja Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi mengatakan penataan kembali dua kawasan tersebut penting dilakukan.
Sebab, setiap tahun Keraton menggelar upacara adat tradisi labuhan ke gunung Merapi dan ke Parangtritis atau Parangkusumo.
Namun dua tempat tersebut kondisinya sekarang semakin rusak.
Oleh sebab itu, saat ini mulai proses penataan kembali.
Apalagi di Parangkusumo terdapat gumuk pasir atau barchan yang hanya ada dua di dunia.
Luas asli gumuk pasir di Parangkusumo tersebut sekira 400an hektar tetapi saat ini semakin menyusut.
"Di Parangtritis itu aslinya ada 400-an hektar untuk gemuk pasir tersebut,"
"Tapi kemudian ada keputusan dari Gubernur bahwa wilayah gumuk pasir ada di 114 hektar.
"Tapi kenyataan sekarang hanya ada 17 hektar," kata GKR Mangkubumi, saat kegiatan penanaman pohon di Nawang Jagad, Kaliurang, Senin (20/1/2025).
Pihaknya mengaku sedang mempelajari, mengapa kondisinya semakin menyempit, belum lagi barchan atau gundukan pasir di gumuk pasir juga kini jarang sekali muncul.
Ia menduga hal tersebut ada kaitannya dengan jumlah pasir yang terus berkurang di lereng gunung Merapi.
| Aktivitas Gunung Merapi Jumat Pagi 24 April 2026: Teramati 17 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Update Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Kamis 23 April 2026: Teramati 14 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Dalam 6 Jam Terakhir, Gunung Merapi Meluncurkan 18 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Selasa 21 April 2026 Pagi: Teramati 13 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Senin 20 April 2026: Teramati Guguran Lava dan Awan Panas Guguran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mitos-garis-imajiner-merapi-tugu-hingga-laut-selatan_20180314_202009.jpg)