Serie A

HASIL Inter Milan 3-1 Empoli: Kemarahan Lautaro Martinez dan Peringatan untuk Napoli

Lautaro Martinez mengakui ia meluapkan sedikit amarah saat merayakan gol melawan Empoli, Senin.

|
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Alberto PIZZOLI / AFP
Lautaro Martinez vs Youssef Maleh di Liga Italia Serie A antara Inter Milan vs Empoli di San Siro 19 Januari 2025. 

TRIBUNJOGJA.COM - Lautaro Martinez mengakui ia meluapkan sedikit amarah saat merayakan gol melawan Empoli, Senin.

Kapten Inter Milan juga memberikan peringatan keras kepada Napoli dalam pertarungan Scudetto Liga Italia Serie A.

Inter Milan butuh waktu cukup lama untuk menaklukkan Empoli di San Siro tadi malam.

Namun, Lautaro akhirnya berhasil mengecoh kiper lawan dengan tendangan melengkung Lautaro Martinez dari jarak jauh ke sudut atas gawang.

Dilanjutkan oleh sundulan Denzel Dumfries dan assist Marcus Thuram pada menit akhir Marko Arnautovic, meskipun Sebastiano Esposito membalas satu gol sehingga hasil akhir 3-1.

Dalam selebrasinya, Lautaro Martinez berteriak kencang karena rasa frustrasi yang terpendam.

"Ada sedikit kemarahan dalam diri saya, karena kami baru saja bermain imbang dengan Bologna, yang terasa seperti kehilangan dua poin," aku pemain internasional Argentina itu kepada DAZN.

“Itu adalah pertandingan yang rumit, Empoli bermain dengan baik di babak pertama, kemudian setelah jeda kami mengoper bola lebih cepat dan menemukan jalan keluar, dengan celah di antara lini. Saya pikir kami pantas menang.”

Lautaro pikul tanggung jawab besar

Meskipun sempat tidak mencetak gol selama dua bulan, Lautaro Martinez kini telah mencetak 111 gol Serie A sepanjang kariernya.

Jumlah itu sama banyaknya dengan Mauro Icardi dan hanya lebih sedikit dari legenda Stefano Nyers (133) untuk pencetak gol asing Inter Milan

“Sejak saya mulai bermain sepak bola, saya selalu berusaha untuk melihat ke depan dan berusaha untuk berkembang. 

“Itulah yang selalu saya sampaikan kepada para pemain muda, mereka memberikan hati dan jiwa mereka, kita semua harus melakukan itu di lapangan dan dalam latihan. 

“Kami membutuhkan pemain yang memberikan segalanya untuk seragam ini, mungkin akan berjalan baik atau tidak, tetapi yang terpenting adalah kami memberikan 100 persen untuk Inter Milan.

“Saya bangga dengan semua rekan setim saya, jalan masih panjang di depan, kami harus bangkit sekarang dan terus maju.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved