Serie A

AC MILAN: Fabio Capello Ungkap Kelemahan Utama Rossoneri Setelah Kalah dari Juventus

Penampilan buruk AC Milan saat melawan Juventus mendapat kecaman Fabio Capello.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Gabriel BOUYS / AFP
Theo Hernandez dan Rafael Leao setelah mencetak gol pembuka dalam pertandingan sepak bola Seri A Italia antara AC Milan dan Venezia FC di Stadion San Siro di Milan, pada 14 September 2024. 

TRIBUNJOGJA.COM - Penampilan buruk AC Milan saat melawan Juventus mendapat kecaman Fabio Capello.

Menurut mantan pelatih legendaris itu, AC Milan belum dapat mengatasi satu kelemahan utama mereka sejak lama.

Capello menyebut bahwa Rossoneri selalu dan hanya mengandalkan sisi kiri untuk menyerang lawan.

Imbasnya, peluang pasukan Sergio Conceicao untuk lolos ke Liga Champions musim depan semakin kecil jika tidak menemukan solusi dari masalah yang sama seperti dalam kekalahan mereka dari Juventus.

Seperti diketahui, Rossoneri mengalami kekalahan 2-0 di Stadion Allianz, Minggu silam.

Itu adalah kekalahan kelima AC Milan dalam kompetisi domestik, Liga Italia Serie A.

Capello menyebut bahwa itu juga menandakan masalah mentalitas lama yang belum berhasil diperbaiki oleh pelatih Sergio Conceicao.

Mantan pelatih AC Milan dan Juventus itu menulis dalam kolomnya untuk La Gazzetta dello Sport bahwa AC Milan masih terlalu bergantung pada Rafael Leao dan Theo Hernandez.

Imbasnya, ketika tim berada dalam masalah besar di mana Leao dan Theo tidak dapat berbuat banyak, pemain lainnya juga tidak ada bisa menjadi solusi.

“Kemenangan Juventus atas AC Milan adalah hasil penting dalam perebutan tempat di Liga Champions,” kata pria berusia 78 tahun itu.

"Yang menonjol bagi saya adalah penampilan AC Milan yang kurang bersemangat. AC Milan yang buruk, jelas kalah, terutama dari segi teknis.

Menurut Capello, Rossoneri memang mendapat beberapa kesempatan untuk mencetak gol, tetapi itu masih kurang untuk menang.

"Tim Conceicao tampak kesulitan menghadapi tekanan Juve. Di babak pertama, dalam beberapa kesempatan langka ketika mereka berhasil membangun serangan dari belakang, mereka bahkan menciptakan beberapa peluang.

"Namun mereka gagal mencetak gol, dan di babak kedua, mereka benar-benar terpuruk. 

“Permainan mereka sangat buruk, tidak terkelola dengan baik, dengan semua umpan kembali ke Maignan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved