Bangunan TK di Cawas Klaten Ludes Terbakar, Diduga Karena Konsleting Listrik

Musibah kebakaran yang menimpa bangunan TK atau Raudatul Atfal (RA) Harapan Bangsa Desa Plosowangi itu diduga akibat konsleting listrik. 

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
Petugas Damkar Kabupaten Klaten melakukan evakuasi pemadaman bangunan TK atau RA Harapan Bangsa di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (18/1/2025). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebuah bangunan TK di Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ludes dilahap Si Jago Merah pada Sabtu (18/1/2025).

Musibah kebakaran yang menimpa bangunan TK atau Raudatul Atfal (RA) Harapan Bangsa Desa Plosowangi itu diduga akibat konsleting listrik. 

Kapolsek Cawas, AKP Umar Mustofa, membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta. Lantaran, seluruh bangunan dan fasilitas pembelajaran di sekolah TK tersebut hangus jadi abu. 

"Kami mendapat informasi dari warga sekitar pukul 09.30 WIB. Lalu, anggota Polri, TNI, TRC, dan Damkar bergegas ke lokasi untuk membantu evakuasi serta pemadaman," kata AKP Umar kepada Tribunjogja.com, Sabtu (18/1/2025). 

Umar menyebut tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Lantaran, saat kejadian kondisi sekolah sedang sepi tidak ada kegiatan belajar mengajar atau libur. 

Adapun, insiden kebakaran itu diketahui pertama kali oleh warga di dekat lokasi.

Dikatakan, detik-detik kejadian warga mendengar ada suara 'kretek-kretek' seperti kayu terbakar.

Maka, warga pun keluar dari rumah dan melihat api sudah membesar melahap bangunan TK.

"Penyebab kebakaran diperkirakan karena konsleting listrik. Kami kurang tahu konsleting listriknya seperti apa, tetapi kami imbau masyarakat agar mengecek keamanan instalasi listriknya. Kalau ada perabotan listrik yang tidak digunakan, sebaiknya di-off-kan untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan, apalagi saat musim penghujan ini," ujarnya. 

Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Damkar Kabupaten Klaten, Sumino, membenarkan bahwa penyebab kebakaran diduga karena konsleting jaringan listrik.

Ia mengungkapkan bahwa area yang terbakar meliputi semua bangunan TK seluas 9x12 meter persegi. 

"Proses pemadaman selesai pukul 10.50 WIB dan menghabiskan sekitar 8.000 liter air," ucapnya. 

Dijelaskan dalam kejadian itu, ada seorang warga yang mengalami luka ringan di bagian kaki kanan karena tersandung reruntuhan saat melakukan pemadaman secara manual.

Meski begitu, warga tersebut sudah mendapatkan penanganan medis. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved