Kisah Komunitas Ojol JogjaKita, Bantu Penjaga Hutan Selamatkan Mata Air Wonosadi

Dalam aksi sosial terbarunya, pasukan ojol JogjaKita turun langsung menyambangi Hutan Wonosadi, yang berlokasi di Ngawen, Gunungkidul.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Perwakilan komunitas ojol JogjaKita menyerahkan bantuan dana untuk upaya pelestarian mata air di Hutan Wonosadi, Ngawen, Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kisah driver ojek online (ojol) yang membantu berbagai kendala di tengah masyarakat dewasa ini sudah sering terdengar.

Tak terkecuali di Yogyakarta, di mana komunitas ojol lokal JogjaKita membuktikan bahwa mereka lebih dari sekadar penyedia jasa transportasi. 

Dalam aksi sosial terbarunya, pasukan ojol JogjaKita turun langsung menyambangi Hutan Wonosadi, yang berlokasi di Ngawen, Gunungkidul.

Mereka datang untuk mendukung Sri Hartini, sosok penjaga hutan yang sudah puluhan tahun melindungi sumber mata air penduduk sekitar.

Manager Driver Operational JogjaKita, Wahyudi, mengatakan Hutan Wonosadi adalah benteng terakhir yang menjaga keberadaan mata air di Ngawen, wilayah yang kerap mengalami krisis air bersih saat musim kemarau. 

Melihat pentingnya keberlanjutan hutan, anggota komunitas JogjaKita turut berpartisipasi memberikan bantuan dana sebagai bentuk dukungan pelestarian.

"Kami ingin membuktikan bahwa ojol bisa menjadi bagian dari perubahan besar. Melalui aksi ini, kami berharap semakin banyak pihak yang sadar akan pentingnya melestarikan hutan, demi masa depan kita bersama," katanya, Kamis (16/1/2025).

Baca juga: Dampak El Nino, Produksi Padi di Gunungkidul Turun 10 Persen

Sebelumnya, mereka juga aktif dalam berbagai program sosial, seperti distribusi air bersih, bantuan korban bencana alam, hingga edukasi masyarakat. 

Kali ini, dengan merambah ke aspek pelestarian lingkungan, semakin menguatkan citra bahwa ojek online bukan hanya soal perjalanan jarak dekat, tapi juga perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.

"Kami ingin menginspirasi komunitas lain, di mana setiap langkah kecil seperti ini bisa membawa dampak besar. Pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama," cetusnya.

Sementara, Sri Hartini, yang dikenal sebagai penjaga Hutan Wonosadi, mengaku terharu dengan dukungan yang datang dari komunitas ojol JogjaKita

Sebagai informasi, perjuangannya selama bertahun-tahun menjaga hutan dari ancaman penebangan liar dan kerusakan ekosistem, menjadi inspirasi banyak pihak.

"Hutan bukan cuma soal pohon, tapi soal hidup orang banyak. Air yang mengalir dari sini menyelamatkan ratusan keluarga di Ngawen. Dukungan dari JogjaKita memberi semangat baru buat saya dan teman-teman untuk terus menjaga hutan ini," ucap Sri Hartini. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved