BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Banjir Rob Mulai 17-21 Januari 2025, Ini Wilayahnya

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di sejumlah pesisir di tanah air mulai 17-21 Januari 2025.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Ist
PLN berkolaborasi dengan Pemkot Pekalongan jajaki pengembangan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) sebagai breakwater dalam bentuk tetrapod untuk penanganan banjir rob. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di sejumlah pesisir di tanah air mulai 17-21 Januari 2025.

Wilayah yang berpotensi diterjang banjir rob mulai dari pesisir utara Jawa Tengah, Pesisir Kepulauan Riau, Pesisir Sumatera Barat, dan Pesisir Jambi.

Lalu pesisir Jawa Timur, Maluku hingga Kalimantan Tengah.

BMKG sendiri sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob sejak 7 Januari lalu.

Potensi banjir rob ini merupakan dampak dari fenomena Perigee (jarak terdekat bulan ke Bumi), hingga fenomena bulan purnama.

Dikutip dari Kompas.com, Forecaster Maritim BMKG, Marina mengatakan sejumlah wilayah berpotensi dilanda banjir rob.

Untuk wilayah Jawa Tengah, banjir rob berpotensi terjadi hingga 21 Januari 2025 mendatang.

 "Banjir rob diprediksi hingga tanggal 17 Januari 2025, namun untuk wilayah pesisir utara Jawa Tengah diprediksi hingga 21 Januari 2025," ujar Marina kepada Kompas.com, Selasa (14/1/2025).

Selain Jawa Tengah, wilayah yang berpotensi terjadi banjir rob di antaranya Pesisir Kepulauan Riau, Pesisir Sumatera Barat, dan Pesisir Jambi. 

Lalu di pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Maluku, dan pesisir Maluku Utara.

 "Banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, di pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, dan pesisir Jawa Tengah," kata dia menjelaskan.

Marina menuturkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan informasi potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir Indonesia akibat adanya fenomena Perigee (jarak terdekat bulan ke Bumi) pada tanggal 7 Januari 2025. 

"Potensi juga akibat adanya bulan Purnama pada tanggal 13 Januari 2025 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum," ucapnya.

Marina menyebut bahwa banjir rob merupakan fenomena air laut yang menggenangi daratan pesisir dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

"Faktor astronomis, yaitu pasang surut air laut; faktor meteorologi, seperti cuaca dan tinggi gelombang; dan faktor topografi, seperti penurunan muka tanah," tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved