Kelahiran Tahun 2025 Gen Apa? Ini Karakteristik dan Potensi Mereka
Selamat datang Generasi Beta atau Gen Beta! Mulai tanggal 1 Januari 2025, dunia memasuki era baru dengan kehadiran Generasi Beta, yang meliputi anak
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
TRIBUNJOGJA.COM - Selamat datang Generasi Beta atau Gen Beta! Mulai tanggal 1 Januari 2025, dunia memasuki era baru dengan kehadiran Generasi Beta, yang meliputi anak-anak yang lahir dari tahun 2025 hingga 2039.
Generasi ini menggantikan Generasi Alpha, yaitu kelompok anak yang lahir dari tahun 2010 hingga 2024.
Sebutan Generasi Beta sendiri diciptakan oleh Mark McCrindle, seorang pakar demografi asal Australia.
Apa Itu Generasi Beta?
Dikutip Tribunjogja.com dari laman McCrindle dan Only My Health, Generasi Beta merupakan sekelompok individu yang lahir dalam kurun waktu tertentu dan dipengaruhi oleh pengalaman kolektif budaya, sosial, dan sejarah yang serupa.
Faktor-faktor ini membentuk pandangan hidup, nilai, serta karakteristik yang berbeda dari generasi sebelumnya.
McCrindle memperkirakan bahwa Generasi Beta akan memiliki keunikan tersendiri, terutama karena mereka akan tumbuh di dunia yang semakin terintegrasi dengan teknologi canggih, seperti kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi.
Karakteristik Generasi Beta
Berdasarkan berbagai prediksi, berikut adalah beberapa karakteristik yang diperkirakan akan menonjol pada Generasi Beta:
1. Pelopor Inovasi Teknologi
Generasi Beta diharapkan unggul dalam teknologi dan sains. Mereka akan terbiasa dengan dunia digital sejak lahir, sehingga mampu memanfaatkan teknologi untuk memecahkan masalah kompleks. Kemajuan dalam AI, bioteknologi, dan teknologi berkelanjutan akan menjadi bagian integral dari kehidupan mereka.
2. Pendorong Keberlanjutan Lingkungan
Menghadapi dampak perubahan iklim sejak dini, Generasi Beta diperkirakan akan memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan.
Mereka cenderung mengintegrasikan praktik ramah lingkungan ke dalam kehidupan sehari-hari, memberikan dampak positif pada hubungan manusia dengan alam.
3. Penegak Keadilan Sosial
Generasi Beta diprediksi memiliki nilai-nilai inklusivitas yang kuat, mendorong kebijakan yang meningkatkan kesetaraan di masyarakat.
Mereka diharapkan menjadi garda depan dalam perjuangan melawan ketidakadilan, termasuk dalam isu kesetaraan gender dan keadilan rasial.
4. Pencipta Keseimbangan Hidup
Dengan kemajuan teknologi kerja jarak jauh, Generasi Beta dapat mendefinisikan ulang hubungan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Mereka diperkirakan akan menciptakan model kerja yang lebih fleksibel dan mendukung kesejahteraan pribadi.
5. Pengembang Kreativitas Global
Paparan budaya global yang masif membuat Generasi Beta memiliki potensi besar dalam seni dan ekspresi kreatif.
Mereka cenderung memadukan berbagai pengaruh budaya untuk menciptakan bentuk seni dan hiburan baru yang inovatif.
Masa Depan Generasi Beta
Diperkirakan pada tahun 2035, Generasi Beta akan mencakup sekitar 16 persen dari populasi dunia.
Dalam rentang waktu yang sama, Generasi Alpha, pendahulu mereka, masih akan memiliki persentase yang lebih besar, yaitu sekitar 23 persen.
Penamaan generasi oleh McCrindle mengikuti alfabet Yunani, dengan masing-masing generasi mencakup kurun waktu 15 tahun.
Setelah Generasi Beta (2025–2039), akan muncul Generasi Gamma (2040–2054), kemudian Generasi Delta (2055–2069).
( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )
| Sudah Diteken Presiden, UU KUHAP Berlaku Mulai 2 Januari Tahun Depan |
|
|---|
| Polisi Aktif Boleh Tempati Jabatan di 17 Kementrian atau Lembaga, Tapi Harus Penuhi Syarat Ini |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Masukkan Etomidate dalam Narkotika Golongan II, Pengguna Bisa Dipidana |
|
|---|
| Lirik Lagu dan Terjemahan Never Ending Story oleh Boohwal, Dicover IU Wendy Kim Min Seok |
|
|---|
| Perda 1 Tahun 2025 Jadi Landasan Tata Kelola Geopark Berkelanjutan di DIY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi.jpg)