Tips Kesehatan
8 Manfaat Terapi Bekam, Detoksifikasi hingga Meredakan Nyeri
Dalam artikel ini, kita akan membahas delapan manfaat utama terapi bekam yang membuatnya tetap relevan di dunia modern.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Terapi bekam adalah metode pengobatan tradisional yang telah digunakan selama berabad-abad untuk menjaga kesehatan tubuh.
Dengan menciptakan vakum pada permukaan kulit, bekam dipercaya membantu meningkatkan sirkulasi darah.
Mengeluarkan racun, dan meredakan berbagai keluhan kesehatan, seperti nyeri otot dan stres.
Dalam artikel ini, kita akan membahas delapan manfaat utama terapi bekam yang membuatnya tetap relevan di dunia modern.
Baca juga: 10 Obat Herbal Penurun Demam yang Mudah Ditemukan
1. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Bekam membantu memperlancar aliran darah di area yang dirawat.
Sehingga dapat mengurangi stagnasi darah dan meningkatkan kesehatan jaringan.
2. Meredakan Nyeri Otot dan Sendi
Banyak orang menggunakan bekam untuk mengatasi nyeri kronis.
Seperti nyeri punggung, leher, atau rematik, karena efeknya yang membantu meredakan ketegangan otot.
3. Mengurangi Peradangan
Bekam dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.
Dengan cara meningkatkan aliran darah dan mempercepat proses penyembuhan alami.
4. Membuang Racun dalam Tubuh
Baca juga: 7 Bahan Herbal untuk Mengatasi Sinusitis
Terapi bekam dianggap mampu mengeluarkan racun dari tubuh melalui darah dan cairan limfatik.
Terutama pada bekam basah (yang melibatkan sayatan kecil).
5. Meningkatkan Imunitas
Dengan meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang sistem limfatik.
Bekam dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga lebih tahan terhadap infeksi.
6. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Relaksasi
Proses bekam sering memberikan efek relaksasi, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur.
7. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Bekam dapat membantu meningkatkan aliran darah ke kulit.
Sehingga bermanfaat untuk mengatasi jerawat, eksim, atau masalah kulit lainnya.
8. Meningkatkan Energi dan Vitalitas
Banyak yang melaporkan merasa lebih bertenaga dan segar setelah menjalani terapi bekam.
Karena aliran energi dalam tubuh menjadi lebih lancar.
Hal yang Perlu Diperhatikan:
Konsultasikan dengan Ahli: Pastikan terapi dilakukan oleh praktisi terlatih untuk menghindari risiko infeksi atau efek samping lainnya.
Kondisi Khusus: Tidak disarankan bagi ibu hamil, penderita hemofilia, atau orang dengan gangguan pembekuan darah. ( MG Annisa Nur Khasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bekam_20170313_220323.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.