Mary Jane Veloso Pulang ke Filipina

Mary Jane Ingin Membuka Usaha Batik di Kampung Halamannya Filipina

Mary Jane Veloso memiliki mimpi dan keinginan untuk membangun usaha batik di kampung halaman di negara Filipina.

Tribun Jogja/ Nanda Sagita Ginting
Petugas saat menunjukkan batik shibori yang dibuat Mary Jane saat dikonfirmasi Lapas, Senin (16/12/2024) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL -  Terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane Veloso memiliki mimpi dan keinginan untuk membangun usaha batik di kampung halaman.

Keinginan dan mimpinya itu disampaikannya kepada para petugas dan teman-temannya di Lapas Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Yogyakarta, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. 

"Dia (Mary Jane) menyampaikan kalau dirinya punya kesempatan pulang ke kampung halamannya, dia ingin mengajarkan apa yang sudah didapat di sini.Mary Jane menyampaikan 'Saya mau mengajarkan saudara saya buat batik dan shibori. Jadi, kami punya usaha dan tidak menjadi pembantu lagi'," kata Kepala Lapas Kelas IIB Yogyakarta Evy Loliancy, saat ditemui di tempatnya Senin (16/15/2024).

Evi mengatakan membatik merupakan kemampuan yang dimiliki Mary Jane didapat dari pelatihan di Lapas LPP Kelas IIB Yogyakarta, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. 

"Setelah ditempatkan di sini, ternyata Mary Jane memiliki ketertarikan dengan membatik. Jadi, setiap hari dia (Mary Jane)belajar mulai dari mencanting batik, menggambar pola hingga mewarnai. Sekarang, semuanya sudah bisa dilakukannya sendiri,"paparnya.

Berkat kepandaiannya itu,  Mary Jane pun ditunjuk sebagai mentor bagi teman-temannya di lapas.

Hampir setiap harinya Mary Jane mengajarkan kemampuan tersebut kepada teman-teman di dalam Lapas. 

"Karena dia memang yang paling menonjol, jadi kalau ada kelas membatik itu dia yang mengajarkan ke teman-temannya, jadi memang semua warga binaan akrab dengan Mary Jane ini,"tuturnya.

Baca juga: Mary Jane Hasilkan 500 Lebih Karya Batik dan Lukisan selama Jalani Hukuman

Sebelumnya diberitakan, terpidana mati kasus narkoba Mary Jane Veloso akhirnya kembali ke negaranya Filpina.

Mary Jane Veloso meninggalkan Lembaga Pemasyarakat Perempuan (LPP) Kelas IIB Yogyakarta, Wonosari, Gunungkidul pada Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 22.50 WIB.

Terpidana mati kasus penyelundupan narkoba itu meninggalkan LPP Kelas IIB Yogyakarta, Wonosari, Gunungkidul memakai baju hitam dengan senyum merekah terukir di wajahnya saat proses pemulangan tersebut.

Mary Jane dijemput menggunakan mobil Toyota Hiace hitam dan mendapatkan pengawalan ketat dari Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas). 

"Terima kasih banyak, mohon doanya, Tuhan memberkati semua," ujar Mary Jane menggunakan bahasa Indonesia.

Saat proses pemulangan itu, Mary Jane turut didampingi oleh pendamping kerohaniannya Romo Bernhard Kieser keluar saat keluar dari dalam lapas.

Mary Jane juga mengucapkan terima kasih atas kepada pendamping kerohaniannya tersebut 

"Jaga kesehatan ya, Selamat Natal," ucap Mary Jane kepada Romo Bernhard Kieser.

Sesaat sebelum meninggalkan Lembaga Pemasyarakat Perempuan (LPP) Kelas IIB Yogyakarta, Wonosari, Gunungkidul, Mary Jane pun sempat mengucapkan rasa kebahagiaannya kepada media.

"Sangat bahagia sekali,"tuturnya dengan melemparkan senyum dari dalam mobil. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved