Serie A

AC MILAN: Paolo Maldini Anggap Rossoneri Bukan Klub Terbesar di Dunia

Paolo Maldini baru saja membuat pernyataan besar tentang AC Milan. Menurut legenda hidup AC Milan itu, Rossoneri adalah bukan yang terbesar di dunia

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MARCO BERTORELLO / AFP
Direktur teknis AC Milan Italia Paolo Maldini saat Liga Italia antara Torino vs AC Milan di Stadion Olimpiade di Turin pada 10 April 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM - Paolo Maldini baru saja membuat pernyataan besar tentang AC Milan.

Menurut legenda hidup AC Milan itu, Rossoneri adalah bukanlah yang terbesar di dunia sepak bola, melainkan yang kedua.

Setelah meninggalkan AC Milan musim panas lalu, Maldini jarang berbicara tentang Rossoneri akhir-akhir ini.

Itu mungkin karena ia terlalu menghormati klub tersebut untuk berbicara tentang hal-hal yang negatif atau menimbulkan kontroversi karena cara pandang penggemar terhadapnya. 

Namun, cintanya terhadap klub tersebut masih ada.

Berbicara kepada Real Madrid TV, Rabu, Maldini mengakui bahwa AC Milan memang bukanlah yang terbesar di dunia.

“Saya pikir Real Madrid adalah klub terbesar di dunia, dengan AC Milan di posisi kedua,” katanya via MilanNews. 

“Saya percaya bahwa yang paling mewakili Real bagi para penggemar adalah identitas mereka sendiri. 

“Orang-orang seperti Florentino Perez, Emilio Butragueno, dan semua orang yang bekerja untuk klub setiap hari semakin memperkuat identitas ini.”

Maldini juga berbicara tentang hubungannya dengan Carlo Ancelotti dan kesenangan yang ia rasakan saat mengakhiri kariernya di bawah pelatih ikonik Italia itu.

Mantan bek tangguh Italia tersebut juga berbicara tentang skuad Real Madrid dan Carlo Ancelotti tahun ini.

“Dia punya pemain-pemain yang luar biasa, teman saya Carlo Ancelotti harus menemukan keseimbangan, yang merupakan hal tersulit dalam dunia sepak bola.”

Maldini juga membahas tentang hubungan dengan Carlo Ancelotti. 

“(Ancelotti) adalah rekan saya karena kami bermain bersama selama 4/5 tahun dan memenangkan Piala Eropa. 

“Bagi saya, bermain di akhir karier saya bersama Carlo sebagai pelatih adalah suatu kesenangan yang luar biasa. Kami menikmati waktu bersama.”

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved