Dampak Cuaca Ekstrem di DIY, Longsor dan Pohon Tumbang Melanda Sejumlah Wilayah
Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (28/11/2024) memicu sejumlah bencana alam di berbagai daerah.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (28/11/2024) memicu sejumlah bencana alam di berbagai daerah.
Tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, menyebabkan kerusakan infrastruktur hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY, Kota Yogyakarta termasuk wilayah yang terdampak paling parah.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, mengungkapkan dua kejadian tanah longsor terjadi di Ngampilan dan Suryowijayan.
"Longsor di Ngampilan mengancam tiga rumah warga, sedangkan di Suryowijayan menyebabkan dua rumah mengalami kerusakan," ujar Noviar, Jumat (29/11/2024).
Kabupaten Bantul mencatat kerusakan di delapan kapanewon akibat hujan deras disertai angin kencang. Kerusakan ini meliputi rumah warga, akses jalan, hingga jaringan internet yang terganggu.
Baca juga: KORPRI jadi Pemersatu Bangsa, Wagub DIY Tekankan Solidaritas dan Netralitas ASN
Sementara itu, Kabupaten Sleman dan Kulon Progo juga menghadapi gangguan akibat pohon tumbang yang merusak jaringan listrik dan menghalangi akses jalan.
Di Kabupaten Gunungkidul, pohon tumbang dilaporkan mengganggu lalu lintas di wilayah Ngestirejo, Tanjungsari.
Noviar Rahmad mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi selama musim penghujan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan segera melaporkan kejadian bencana kepada pihak berwenang,” tuturnya.
BPBD DIY terus berupaya melakukan penanganan dan mengoordinasikan bantuan untuk wilayah terdampak, seraya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di tengah cuaca ekstrem ini. (*)
| Cuaca Ekstrem Terjang Sleman: Talud Longsor dan Infrastruktur di 6 Kapanewon Rusak |
|
|---|
| Gelombang Rossby Ekuatorial Pengaruhi Intensitas Hujan di DIY, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Analisis BMKG: Curah Hujan di Sleman Tembus 217 mm, Rekor Ekstrem Pemicu Banjir Gamping |
|
|---|
| Dampak Hujan Lebat di Sleman: Empat Rumah di Nogotirto dan Banyuraden Terendam Banjir |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Sabtu 11 April 2026, Waspada Hujan Disertai Angin di Wilayah Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dampak-Cuaca-Ekstrem-di-DIY-Longsor-dan-Pohon-Tumbang-Melanda-Sejumlah-Wilayah.jpg)