Rangkuman Pengetahuan Umum
Mengenal Gejala Alam di Indonesia, dari Banjir hingga Gempa
Simak artikel berikut untuk mengetahui pembahasan mengenai gejala alam yang terjadi di Indonesia.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Faktor pemicu terjadinya gempa adalah pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat.
Wilayah Asia Tenggra terletak di antara pertemuan 3 lempeng besar bumi, yaitu Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan pasifik, dimana pergerakan lempeng tersebut membuat gempa bumi sehingga Indonesia sering mengalaminya.
Berdasarkan penyebabnya gempa bumi dibedakan menjadi 3:
- Gempa bumi tektonik, terjadi karena adanya pergeseran kerak bumi.
- Gempa bumi vulkanik, gempa yang terjadi akibat letusan gunung api.
- Gempa tanah runtuh, disebabkan karena runtuhnya tanah.
Tsunami
Tsunami berasal dari bahasa Jepang, Tsu “pelabuhan” dan nami “ombak besar”, jadi tsunami berarti ombak besar di pelabuhan yang disebabkan oleh pergeseran lempeng, gunung meletus, dan gempa bumi.
Angin Topan
Angin topan adalah tiupan angin yang sangat dahsyat dan kencang, yang mampu merobohkan bangunan, pohon, dan merusak bangunan lain.
Angin yang membawa akibat sama dengan angin topan disebut angin puting beliung, yaitu angin yang gerakannya berputar.
Baca juga: Keanekaragaman Hayati Indonesia: Daftar Tumbuhan yang Dilindungi untuk Kelestarian Alam
Dengan memahami penyebab dan dampak dari gejala alam yang terjadi di Indonesia, kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang tepat sehingga dapat meminimalkan kerugian yang ditimbulkan.
(MG Alya Hasna Khoirunnisa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Akibat-dari-tsunami-Aceh.jpg)