Serie A

Inter Milan Bisa Meraih Treble Musim Ini?

Setelah hasil imbang 1-1 Inter Milan vs Napoli di San Siro, persaingan Liga Italia Serie A musim ini semakin ketat.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Miguel MEDINA / AFP
Markas Inter Milan 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah hasil imbang 1-1 Inter Milan vs Napoli di San Siro, persaingan Serie A musim ini semakin ketat.

Hanya dua poin yang memisahkan enam tim teratas Liga Italia, di mana Napoli dan Inter Milan serta Atalanta, Fiorentina, Lazio, dan Juventus juga mengincar Scudetto.

Namun bagi Nerazzurri, penggemar memimpikan lebih dari sekadar trofi juara domestik atau dengan kata lain adalah meraih Trebel. 

Meski Inter Milan tentu saja memiliki ambisi Serie A, awal mereka di Liga Champions yang baru telah memicu beberapa ekspektasi tinggi.

Juara Italia tersebut telah meraih beberapa kemenangan penting melawan klub Inggris Arsenal, Red Star Belgrade, dan Young Boys.

Nicolo Barella vs Kevin De Bruyne di Liga Champions antara Manchester City vs Inter Milan di Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 18 September 2024
Nicolo Barella vs Kevin De Bruyne di Liga Champions antara Manchester City vs Inter Milan di Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 18 September 2024 (Paul ELLIS / AFP)

Ditambah dengan fakta bahwa tim asuhan Simone Inzaghi juga lolos ke babak akhir Coppa Italia, sehingga musim penuh trofi bisa saja diraih. 

Serie A

Upaya Inter Milan untuk meraih Treble lagi merupakan prospek yang menggiurkan. 

Mereka pernah mencapai prestasi ini sebelumnya, dengan menaklukkan semua tim di bawah asuhan Jose Mourinho pada tahun 2010.

Saat itu, The Special One mengambil keuntungan penuh dari AC Milan dan Juventus yang lebih lemah untuk meraih tiga gelar bergengsi.

Pelatih Inter Milan Jose Mourinho mengangkat trofi setelah memenangkan pertandingan Final Liga Champions antara Bayern Menchen vs Inter Milan di Estadio Santiago Bernabeu pada 22 Mei 2010 di Madrid, Spanyol.
Pelatih Inter Milan Jose Mourinho mengangkat trofi setelah memenangkan pertandingan Final Liga Champions antara Bayern Menchen vs Inter Milan di Estadio Santiago Bernabeu pada 22 Mei 2010 di Madrid, Spanyol. (Shaun Botterill / GETTY IMAGES EROPA / Getty Images melalui AFP)

Ia menginspirasi skuad yang menua yang terdiri dari pemain seperti Javier Zanetti dan Diego Militio untuk berjaya untuk terakhir kalinya.

Maju cepat ke tahun 2024, Nerazzurri masih mengincar gelar di ketiga kompetisi utama, tetapi untuk mewujudkannya, mereka harus mengurusi kebutuhan pokok. 

Di Serie A, peluang Inter Milan tampak menjanjikan. 

Di bawah kepemimpinan Inzaghi yang cerdik, tim juara bertahan itu tampil kokoh dalam pertahanan, hanya kebobolan 14 gol, jumlah terendah kelima di liga.

Hal itu telah memberikan panggung yang sempurna bagi penyerang mematikan Lautaro Martinez dan Marcus Thuram untuk bersinar, dan pada akhirnya mereka berhasil melakukannya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved