REI DIY Targetkan Penjualan Rumah Pada Triwulan IV 2024 Meningkat 20 Persen
Ilham Muhammad Nur menargetkan ada peningkatan penjualan sebesar 20 persen pada triwulan IV 2024
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Realestat Indonesia (REI) DIY, Ilham Muhammad Nur menargetkan ada peningkatan penjualan sebesar 20 persen pada triwulan IV 2024. Ia pun optimis target tersebut bisa tercapai.
“Kita berdoa dan optimis. Gairah pasar landai, dalam artian pelantikan presiden tidak ada sesuatu yang membuat pasar syok, ada terus. Volatilitasnya nggak terlalu tinggi. Dulu ketika pemilu presiden memang ada yang wait and see,” katanya, Minggu (03/11/2024).
“Harapannya kabinet yang baru ini makin bisa menggairahkan bisnis properti dan memperkuat perekonomian,” sambungnya.
Ilham menerangkan tren pasar di DIY menjelang akhir tahun tumbuh positif.
Hal itu karena pertengahan tahun hingga akhir tahun datang mahasiswa baru. Menurut dia, kehadiran mahasiswa baru di DIY berdampak positif bagi bisnis properti di DIY.
Ia menyebut penjualan meningkat setelah bulan September. Sehingga ia optimis pada triwulan IV 2024 penjualan juga akan meningkat.
“Awal semester II kan masih mungkin masih sibuk, kemudian setelah ada waktu longgar, jalan-jalan, dan sebagian kecil orangtua (mahasiwa baru) ingin membelikan rumah. Itu sebuah pasar (mahasiwa baru). Sehingga setelah September penjualan relatif meningkat,” terangnya.
“Pembelian dari masyarakat juga jalan, tetapi kan flat. Kalau masyarakat Jogja itu pembeli lama, bisa belum memutuskan atau tidak jadi membeli. Kalau dari orangtua mahasiswa baru ini kan calon pembeli baru, umumnya terjadi di September sampai Desember. Jadi penambahan kuotanya (penjualan) dari luar kota (calon pembeli baru),” lanjutnya.
Di samping itu, pemerintah juga masih memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Kebijakan tersebut berlangsung hingga akhir Desember 2024.
Menurutnya, kebijakan tersebut sangat positif dan menguntungkan anggota REI. Sebab negara yang membayar PPN, sehingga developer menerapkan harga yang sama.
“Sehingga harga (rumah) menjadi turun, kemudian daya beli meningkat karena bisa terserap oleh pasar,” imbuhnya. (*)
| Ada Kenaikan Harga Material Konstruksi, REI DIY Pilih Kurangi Margin |
|
|---|
| Dampak Kenaikan BI Rate, REI DIY Catat Penurunan Penjualan KPR Hingga 20 Persen |
|
|---|
| Transformasi Brand Lem Rajawali: Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Manufaktur Nasional |
|
|---|
| Perumahan Komersil di Yogyakarta Menjamur, Kawasan Sidoarum Jadi Ruang Strategis |
|
|---|
| Pemkab Bantul dan DPD REI DIY Salurkan Bantuan Sembako bagi 500 Pekerja Layanan Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-REI-DIY-Ilham-Muhammad-Nur-3112024.jpg)