Berita Bisnis Terkini
Dampak Harga Emas Meroket, Kota Yogya Kembali Alami Inflasi
Kota Yogyakarta kembali mengalami inflasi, setelah sebelumnya sempat berada di kondisi deflasi tiga bulan berturut-turut.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Kota Yogyakarta kembali mengalami inflasi, setelah sebelumnya sempat berada di kondisi deflasi tiga bulan berturut-turut.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Kota Yogyakarta mengalami deflasi sepanjang periode Juni, Juli dan Agustus 2024 silam.
Kepala BPS Kota Yogyakarta, Mainil Asni, menuturkan, deflasi berturut-turut yang disusul inflasi, merupakan fenomena normal dan terjadi secara nasional.
Termasuk di Kota Yogya, lanjutnya, komoditas yang konsisten jadi penyumbang inflasi adalah emas, dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.
"Kami belum melihat seberapa besar penurunan orang beli emas atau jual emas. Kami hanya melihat perkembangan harga ya, terakhir sekitar Rp 1,5 juta (per gram)," katanya, Jumat (1/11/24).
Sebagai informasi, pada Oktober 2024, terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kota Yogyakarta sebesar 1,66 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 106,82 persen.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya jadi penyebab inflasi tertinggi sebesar 10,09 persen dan kenaikan Indeks hingga 116,25.
"Dibanding Oktober tahun lalu, inflasinya sebesar 10,09 persen. Kemudoan, jika dibandingkan dengan September 2024, emas menyumbang inflasi sebesar 0,07 persen," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
| Jelang Natal, Perajin Patung Rohani di Bantul Banjir Pesanan |
|
|---|
| KAI Daop 6 Yogyakarta Siap Dukung Program Angkutan Motor Gratis Periode Natal 2024 |
|
|---|
| Transaksi Pembayaran Jadi Katalisator Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan |
|
|---|
| Sambut Libur Akhir Tahun, YIA Kulon Progo Akan Turunkan Tarif PJP2U dan PJ4U hingga 50 Persen |
|
|---|
| Truk Mogok di Perlintasan Kereta Wilayah Purwokerto, Sejumlah KA Alami Kelambatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dampak-Harga-Emas-Meroket-Kota-Yogya-Kembali-Alami-Inflasi.jpg)