Rangkuman Pengetahuan Umum

Penjabaran Tantangan Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global, Materi PPKN Kelas 11 SMA Bab 3

Kali ini kita akan membahas materi Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 11SMA Bab 3 tentang Tantangan Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Buku siswa Pendidikan pancasila Kelas 11 SMA
Penjabaran Tantangan Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global, Materi PPKN Kelas 11 SMA Bab 3 

TRIBUNJOGJA.COM - Kali ini kita akan membahas materi Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 11 SMA Bab 3 tentang Tantangan Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global.

Kita sedang berada di zaman dimana teknologi sedang mengalami kemajuanyang sangat pesar.

Pertukaran informasi, penggunaan internet, pemanfaatan data besar dan teknologi otomatis adalah fenomena yang sedang kita rasakan.

Perkembangan teknologi mengubah peluang dan tantangan zaman.

Lalu bagaiaman tantangan teknologi berhubungan dengan konteks penerapan Pancasila?

Berikut beberapa tantangan teknologi pada penerapan Pancasila dalam kehidupan global.

Baca juga: Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 147 - 148 Kurikulum Merdeka

Tantangan Ideologi

Pada era teknologi dan informasi ini, Pancasila akan diuji seiring dengan masuknya ideologi-ideologi alternative yang dengan cepat masuk ke ke kehidupan berbangsa dan benegara.

Padahal, Pancasila adalah ideologi negara yang harusdipatuhi dan menjadi pemersatu bangsa.

Beberapa ideologi yang mulai masuk ke dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan benegara adalah radikalisme, ekstimisme dan terorisme.

Kata radikalismeseing diidentikan dengan ektimisme.

Ektrimismekekerasan adalah pilihan sadar utnuk menggunakan kekerasan atau untuk mendukung penggunaan kekerasan demi meraih  keuntungan politik, agama dan ideologi.

Sementara terorisme dalam UU Nomor 15 Tahun 2003 di definisikan sebagai pengguanaan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan situasi terror atau rasa takut terhadap orang secara meluas.

Sebagaiaman kita tahu, ideologi radikalisme, ekstremisme, dan terorisme mulai menjangkit bangsa Indonesia.

Ideologi tersebut tentu saja tidak tumbuh dari tradisi luhur bangsa Indonesia karena Indonesia memiliki budaya luhur, seperti kekeluargaan, tenggang rasa, gotong royong dan lain sebagainya.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved