Kunci Jawaban

Pelajaran PPKN Kelas 11 Sengketa Batas Wilayah Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia

Sengketa ini dapat menyebabkan konflik antara daerah atau negara, yang berpotensi mengganggu hubungan sosial, ekonomi, dan keamanan.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Capture Buku Pelajaran PPKN Kelas XI Kurikulum Merdeka
PPKN KELAS 11 (24) 

TRIBUNJOGJA.COM - Perhatikan penjabaran soal dan jawaban pelajaran PPKN kelas XI yang diterbitkan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 

Berikut ini penjabaran soal dan jawaban pelajaran PPKN Kelas 11 Unit 1 Sengketa Batas Wilayah Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia Halaman 153 Kurikulum Merdeka.

Siswa diharapkan mengerjakan soal – soal terlebih dahulu dan menggunakan kunci jawaban ini sebagai bahan referensi dengan dampingan orang tua.

Bagian 4 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) | Unit 1 Sengketa Batas Wilayah Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia

PPKN KELAS 11 (24)

Aktivitas Belajar | Halaman : 153

Isilah tabel KWL. KWL adalah kepanjangan What I Know, What I Want to Know, dan What I Learned, yang berarti “Apa yang saya tahu”, “apa yang saya ingin ketahui”, dan “apa yang telah saya ketahui”. Pertama-tama, kalian perlu mengisi 2 kolom di awal pembelajaran. Berikut panduan pertanyaan untuk mengisi tabel KWL tersebut. 

a. Berdasarkan materi PPKn kelas sebelumnya, apa yang telah kalian ketahui tentang sengketa batas wilayah? 

Jawaban : Sengketa batas wilayah adalah perselisihan yang terjadi antara dua atau lebih pihak mengenai batas atau garis pemisah wilayah tertentu. Dalam konteks PPKn, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan adalah:

1. Penyebab Sengketa : Sengketa batas wilayah biasanya disebabkan oleh kurangnya kejelasan dalam dokumen atau peta batas, perubahan administratif, atau klaim sejarah yang saling bertentangan.

Baca juga: Penjabaran PPKN Kelas 11 Unit 1 : Kita dan Masyarakat Global Halaman : 107

2. Dampak Sengketa : Sengketa ini dapat menyebabkan konflik antara daerah atau negara, yang berpotensi mengganggu hubungan sosial, ekonomi, dan keamanan.

3. Penyelesaian Sengketa : Biasanya, sengketa ini diselesaikan melalui negosiasi, mediasi, atau keputusan hukum. Di tingkat internasional, organisasi seperti PBB juga berperan dalam membantu penyelesaian sengketa.

4. Contoh Kasus : Ada banyak contoh sengketa batas wilayah, baik di tingkat nasional maupun internasional, seperti sengketa antara negara-negara di Laut China Selatan atau masalah batas antara provinsi di Indonesia.

5. Peran Hukum : Hukum negara dan hukum internasional sangat penting dalam penyelesaian sengketa batas wilayah untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum.

Memahami sengketa batas wilayah sangat penting untuk menjaga hubungan yang baik antara pihak-pihak yang terlibat serta untuk menciptakan stabilitas dan keamanan.

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved