Berita Bantul Hari Ini
Tok! DPRD Bantul Tetapkan Keanggotaan dan Pimpinan Alkap
DPRD Kabupaten Bantul telah menggelar rapat paripurna (Rapur) penetapan keanggotaan dan pimpinan alat kelengkapan (alkap) di gedung DPRD Bantul.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul telah menggelar rapat paripurna (Rapur) penetapan keanggotaan dan pimpinan alat kelengkapan (alkap) di gedung DPRD Bantul, Rabu (23/10/2024).
"Hasilnya, untuk Ketua Komisi A DPRD Bantul adalah Jumakir (Fraksi Persatuan Umat Nasional), dengan wakil Ani Widyani (PDI Perjuangan), dan sekretaris Dhony Kristanto (Fraksi Gerindra)," kata Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo.
Kemudian, untuk Ketua Komisi B DPRD Bantul adalah Arif Hayanto (Fraksi PKS), dengan wakil ketua Edy Prabowo (Fraksi Persatuan Umat Nasional), dan sekretaris Dodi Purnomo Jati (Fraksi PDI Perjuangan).
Lalu, untuk Ketua Komisi C DPRD Bantul adalah Dwi Kristantoro (Fraksi PDI Perjuangan), dengan wakil Dantin Wisnu Pranyoto (Fraksi Gerindra), dan sekretaris Nur Kholis Majid (Fraksi PKS).
"Sedangkan untuk Ketua Komisi D Bantul adalah Pramu Diananto Indratiatmo (Fraksi PDI Perjuangan), dengan wakil Ahmad Agus Sofwan (Fraksi PKS), dan sekretaris Herry Fahamysah (Fraksi Persatuan Umat Nasional)," ujarnya.
Lalu, untuk posisi pimpinan komisi dan Badan Kehormatan serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bantul periode 2024-2029, diisi oleh anggota DPRD Bantul dari fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Persatuan Umat Na"Kemudian, Ketua Bapemperda diisi oleh Suwandi (Fraksi Persatuan Umat Nasional) dan Wakil Ketua diisu oleh Suratman (Fraksi PDIP). Lalu Ketua Badan Kehormatan DPRD Bantul diisi oleh Muhammad David (Fraksi PKS) dan Nur Yuni Astuti sebagai wakil ketua (Fraksi PDIP)," tutur dia.
Hanung menyampaikan, putusan rapat paripurna itu dilakukan sesuai dengan tata tertib yang ada dan tidak ada kaitannya dengan pesta Pilkada Bantul. Bahkan, sebelum ditetapkan, pihaknya sudah memberikan waktu kepada para fraksi untuk memasukan nama-nama anggotanya dalam alkap.
"Pimpiman alkap itu dipilih dari anggota. Tadi, di dalam pemilihan cuma hadir beberapa orang. Bahkan ada di beberapa komisi tidak dihadiri dari anggota mereka," ujarnya.
Dalam pelaksaan Rapur penetapan keanggotaan dan pimpinan alkap memang sempat terjadi perdebatan. Di mana, terdapat dua partai yakni PKB dan Golkar yang sempat mengajukan penarikan surat nama-nama anggota fraksi dari anggota komisi yang telah disampaikan.
"Terkait surat itu, kami kan sudah mundur dari kemarin. Pimpinan sudah memberikan waktu kepada setiap fraksi. Bahkan, kemarin sudah kami umumkan terkait persiapan alkap sejak sebelum penetapan pimpinan DPRD. Lalu, semalam kami juga sudah memberikan waktu untuk membahas itu sampai 00.30 WIB. Tapi dua fraksi itu belum mengirim," jelasnya.
Akhirnya, pelaksaan Rapur penetapan keanggotaan dan pimpinan alkap ditunda untuk menghormati keputusan setiap fraksi.
Namun, dua partai tersebut masih belum memberikan putusan dan baru mengirimkan surat terkait alkap ke pimpinan DPRD Bantul pada beberapa waktu sebelum menggelar Rapur.
"Ketika surat itu sudah sesuai, maka kami proses dan sesuaikan dengan tatib. Ketika sudah sesuai maka kami bawa ke rapat paripurna dan diumumkan nomornya. Maka itu otomatis berada di ranah rapat DPRD Bantul. Dan ketika ada putusan, maka forum itu turut terlibat dan memiliki hak yang sama untuk berpendapat," urainya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar Bantul, Heru Sudibyo, menyampaikan ada alasan tertentu yang membuat pihaknya melakukan penarikan surat nama-nama anggota fraksi dari anggota komisi yang telah disampaikan di dalam Rapur.
"Alasannya, ya karena kami pingin ganti aja untuk menempatkan orang di komisi-komisi yang ada. Dan penguasaan bidang juga menjadi landasan alasan untuk mengganti. Itu pasti. Tapi karena sudah ditetapkan, ya kami menghormati keputusan yang ada," jelasnya.
Senada dengan Heru, Ketua Fraksi PKB Bantul, Mahmudin, mengatakan menerima semua putusan yang ada. Pihaknya pun mengaku siap menjunjung sportifitas dalam penentuan alkap DPRD Bantul.
"Ya memang kami sempat menyayangkan ada hak-hak kami yang tidak ditanggapi. Tetapi, kami baik-baik saja dan sudah menerima putusan tersebut," tutup dia.( Tribunjogja.com )
| Dinkop UKM DIY dan Iwapi Bantul Gelar Pameran Produk Disabilitas di Stadion Sultan Agung |
|
|---|
| Sejumlah Titik di Bantul Longsor Terdampak Hujan Deras |
|
|---|
| 13 Orang Meninggal Karena Laka Air hingga Pekan Kedua Desember 2024, Ini Pesan Polres Bantul |
|
|---|
| Festival Inspirasi Pendidikan Kabupaten Bantul 2024, Jadi Sarana Peringati PGRI dan HKN |
|
|---|
| Natal dan Tahun Baru, Stok Kebutuhan LPG 3 Kg di Bantul Disebut Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tok-DPRD-Bantul-Tetapkan-Keanggotaan-dan-Pimpinan-Alkap.jpg)