Peringati Usia ke-25 Tahun, DWP Klaten Gelar Lomba Kethoprak Wanita

Gelaran itu diikuti belasan hingga puluhan kelompok anggota perkumpulan DWP di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
Peserta lomba kethoprak wanita sedang tampil dalam gelaran lomba yang diadakan DWP Kabupaten Klaten untuk memperingati Hari Jadi ke-25 DWP Klaten di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (16/10/2024). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-25, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Klaten mengadakan lomba kethoprak wanita di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten pada Rabu (16/10/2024).

Gelaran itu diikuti belasan hingga puluhan kelompok anggota perkumpulan DWP di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Ketua DWP Kabupaten Klaten, Evi Jajang Prihono, mengatakan lomba tersebut diikuti para pengurus dan anggota DWP dari berbagai unsur pelaksana di Pemkab Klaten.

Menariknya, seluruh pelakon dalam gelaran lomba kethoprak itu diperankan oleh wanita. 

Meski begitu, semua orang yang tampil bisa membawakan lakon seluruh karakter cerita dengan baik.

Tak hanya tutur kata dan kostum, para peserta juga kompak menyesuaikan riasan wajah dengan karakter masing-masing.

Sesekali, para lakon mengucapkan dialog tektokan yang membuat penonton tertawa. 

"Itu adalah gelaran lomba kethoprak pertama yang dogelar DWP Kabupaten Klaten dengan seluruh lakon diperankan wanita. Kegiatan itu kami gelar sebagai wujud dukungan terhadap pelestarian budaya. Sekaligus apresiasi kami dalam menuju Kabupaten Klaten sebagai Kota Kethoprak," jelas Evi, Rabu (16/10/2024). 

Baca juga: Satpol PP Damkar Klaten Segel Indekos Tak Berizin di Buntalan, Kerap Digunakan untuk Praktik Asusila

Evi menyebut dalam kegiatan itu ada lima lakon yang dibawakan para peserta lomba.

Di antaranya lakon terkait Sireping Surya Majapahit 1447, Kalatidha 1883, Katresnan Ing Bumi Metaram 1670, Mlathen 1758, dan Manunggaling Medang 855. 

Menurutnya ada sejumlah kriteria dalam aspek penilaian lomba kethoprak. Antara lain meliputi tata bahasa Jawa yang dituturkan, pembawaan peran, serta penyutradaraan cerita.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten, Jajang Prihono, mengapresiasi gelaran lomba kethoprak yang diadakan DWP Kabupaten Klaten. Menurutnya gelaran itu menarik dan baru karena seluruh lakon diperankan wanita.

"Sangat menarik dan baru di mana semua pelakonnya wanita. Kami mengapresiasi karena itu menunjukkan kepedulian besar para anggota DWP Klaten terhadap pelestarian budaya lokal. Sehingga perlu dikembangkan potensinya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved