Kunci Jawaban

Pembahasan Soal dan Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Bab 5 Halaman 107

Perhatikanlah kunci jawaban dari Mata pelajara Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka halaman 107.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Capture buku PPKn kelas 6
cover bab 5 pendidikan Pancasila 

TRIBUNJOGJA.COM – Perhatikanlah kunci jawaban dari Mata pelajara Pendidikan Pancasila Kelas 6 Kurikulum Merdeka halaman 107.  

Hendaknya diperhatikan untuk setiap orang tua mendampingi dalam penggunaan kunci jawaban ini. 

Siswa diharap mengerjakan terlebih dahulu, lalu menggunakan kunci jawaban ini sebagai referensi saja. 

Berikut kunci jawabannya : 

Halaman 107 

Tugas 3

1.    Pelajaran dari situasi Pasar Tanah Kongsi: Saya belajar bahwa di tengah perbedaan agama, suku, dan budaya, masyarakat dapat hidup berdampingan dengan saling menghormati dan toleransi. 

Pasar Tanah Kongsi menunjukkan bahwa keberagaman tidak menghalangi orang untuk bekerja sama, selama mereka saling menghargai dan memahami batasan masing-masing.

2.    Unsur budaya dan agama di Pasar Tanah Kongsi: Di Pasar Tanah Kongsi, ada unsur budaya Tionghoa dan Minangkabau yang kuat. 

Agama Islam sangat kental di masyarakat Minangkabau, namun di pasar ini juga ada pedagang yang menjual makanan nonhalal seperti daging babi, yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Tionghoa. 

Selain itu, terdapat keberadaan Kelenteng See Hin Kiong yang mencerminkan keberagaman agama di kawasan tersebut.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Bab 5 Halaman 104: Menyimak Video

3.    Apakah kondisi Pasar Tanah Kongsi dapat ditemukan di lingkunganmu? Tergantung pada lingkungan, tetapi mungkin ada pasar atau tempat lain di mana masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama juga dapat beraktivitas bersama secara damai. 

Misalnya, di kota-kota besar yang multikultural, sering kali ada interaksi serupa, seperti di pasar-pasar tradisional yang menjadi tempat bertemunya berbagai etnis.

4.    Cara menghormati perbedaan norma agama tentang makanan: Cara menghormati perbedaan norma agama tentang makanan adalah dengan menyediakan ruang yang jelas dan terpisah untuk penjualan produk yang mungkin tidak dikonsumsi oleh semua kelompok agama. 

Misalnya, daging babi dijual di los khusus yang terpisah dari produk halal, sehingga konsumen yang beragama Islam atau agama lain yang tidak mengonsumsi daging babi merasa nyaman. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved