Ciptakan Alat Uji DNA Babi, UAD Raih Best Halal Innovation pada IHYA 2024 Kemenperin RI
UAD menerima penghargaan Inovasi Halal Terbaik Kategori Instansi Pendidikan Tinggi (Academic Achievement on Halal Innovation).
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima penghargaan Inovasi Halal Terbaik (Best Halal Innovation) Kategori Instansi Pendidikan Tinggi (Academic Achievement on Halal Innovation).
Ajang Penghargaan Industri Halal Indonesia Tahun 2024 ini diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia.
Penghargaan diperoleh berkat inovasi dari Ahmad Dahlan Halal Center (ADHC) sebagai salah satu pusat studi di bawah UAD.
ADHC yang dikelola oleh para dosen UAD, telah membuat inovasi tes kit untuk uji DNA babi pada suatu produk makanan.
Rektor UAD, Prof Dr Muchlas, mengatakan ADHC berdiri pada tahun 2017.
Kemudian pada tahun 2021 pusat studi ini mendapat hibah Kedaireka bekerjasama dengan PT Garam dan PT Paragon dalam pengembangan inovasi halal.
Dari kerja sama tersebut, menghasilkan laboratorium halal pada tahun 2022.
“Dari laboratorium halal ini dilakukan inovasi tes kit untuk uji DNA babi. Hasilnya telah mendapat paten sederhana. Ke depan bisa digunakan dalam deteksi halal untuk industri,” paparnya, Senin (30/9/2024).
Baca juga: Rangkuman Materi PAI Kelas 10 SMA Bab 10 Kurikulum Merdeka: Peran Wali Songo di Tanah Jawa
Muchlas merasa sangat bangga dengan pencapaian ini. Sebab UAD merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang mendapat penghargaan dari Kemenperin RI.
“Kami akan terus melakukan inovasi untuk deteksi halal, karena ini merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat maupun industri di Indonesia," ujarnya.
Ke depan, ia berharap inovasi-inovasi halal yang berasal dari UAD bisa dipakai secara domestik dan keperluan rumah tangga, karena penggunaan inovasi deteksi halal ini sejatinya untuk memudahkan masyarakat.
Selain itu, Prof. Muchlas akan terus mendorong UAD menjadi perguruan tinggi yang kuat di bidang halal.
Mulai dari sertifikasi halal, pendampingan maupun pelatihan halal, sampai ke hilirisasi inovasi halal.
Ajang IHYA 2024 Kemenperin RI diikuti 982 institusi dan perusahaan dari seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, hanya 303 yang memenuhi persyaratan untuk verifikasi lebih lanjut. Hasilnya dipilih 22 pemenang dari 22 kategori pada IHYA 2024. (hda)
| Cerita Damkar Evakuasi 12 Mahasiswi UAD Terjebak Lift: Pintu 'Ngelock', Dieksekusi Pakai Spreader |
|
|---|
| UAD Yogyakarta Kukuhkan Empat Guru Besar, Soroti Isu Pendidikan, Media Religi hingga Riset Herbal |
|
|---|
| Gandeng UAD, DPW PKB DIY Gelar UKK Tahap I Calon Ketua DPC PKB se-DIY |
|
|---|
| Kejar Peningkatan Program Pendidikan, Tujuh Dosen UAD Terima SK Kenaikan Guru Besar |
|
|---|
| Frogs Indonesia dan Teknik Industri UAD Jalin Kolaborasi, Perkuat Pengembangan Industri Drone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ciptakan-Alat-Uji-DNA-Babi-UAD-Raih-Best-Halal-Innovation-pada-IHYA-2024-Kemenperin-RI.jpg)