Inovasi 'KOPI QRISNA' Pemkot Yogyakarta Jadi Terbaik II Program Unggulan P2DD 2024
Melalui layanan QRISNA, masyarakat dapat membayar pajak dan retribusi daerah hanya dengan memindai kode QR, dengan mobile banking atau dompet digital
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Inovasi Kolaborasi Peningkatan Transaksi Nontunai melalui QRIS Dinamis (KOPI QRISNA) yang digulirkan Pemkot Yogyakarta melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) mendapat apresiasi di tingkat nasional.
KOPI QRISNA diganjar penghargaan terbaik II program unggulan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) tahun 2024 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.
Penghargaan program unggulan P2DD tersebut menjadi salah satu kategori dalam Championships Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2024, yang diserahkan di Jakarta pada Senin (23/9/2024) lalu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, mengatakan melalui layanan QRISNA, masyarakat dapat membayar pajak dan retribusi daerah hanya dengan memindai kode QR, dengan mobile banking atau dompet digital.
QRISNA juga terkoneksi langsung dengan data tagihan pembayaran pajak maupun retribusi, sehingga publik semakin mudah mengaksesnya secara online dari mana saja dan kapan saja.
"Penghargaan ini menjadi pendorong untuk meningkatkan layanan pada masyarakat, melalui elektronifikasi transaksi pemerintah daerah maupun pembayaran-pembayaran yang harus dilakukan secara elektronik," katanya, Minggu (29/9/2024).
Baca juga: Pemkot Yogyakarta Siapkan Posko Desk Pilkada 2024 untuk Pastikan Kelancaran Kontestasi
Kepala Bidang Sistem Informasi dan Statistik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogya, Joko Marwiyanto, mengatakan keunggulan QRISNA adalah layanan pembayaran pajak dan retribusi tersentral dan cukup mengakses satu aplikasi.
Menurutnya, layanan yang disuguhkan pun jelas akuntabel, karena tidak perlu mengetik nominal pajak maupun retribusi yang harus dibayarkan, lantaran sudah otomatis dari sistem.
"Dari sisi integritas data dan layanannya terjaga, karena bukan manusia yang melayani. Dari sisi murahnya, masyarakat artinya tidak banyak mengeluarkan waktu, biaya dan energi untuk pergi menjalankan kewajibannya membayar pajak dan retribusi," cetusnya.
Saat ini, QRISNA melayani pembayaran semua pajak daerah yang dikelola Pemkot Yogyakarta, antara lain PBB, hotel, restoran, hiburan, serta retribusi saluran air limbah.
Pihaknya mencatat, sejak Januari sampai 26 September 2024, jumlah transaksi pajak dan retribusi melalui QRISNA terealisasi sebanyak 2.465, dengan nilai nominal mencapai Rp1,12 miliar.
"Penghargaan ini menurut saya justru akan jadi tantangan, untuk memastikan layanan ini sustain dan tumbuh, serta berkontribusi dalam membangun ekosistem digital di Kota Yogyakarta. Aplikasi QRISNA ini hanya tools," pungkasnya. (*)
KOPI QRISNA
Pemkot Yogyakarta
Jogja Smart Service (JSS)
Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD
| Sepakati Pendampingan Hukum dari Pemkot Yogya, Ini Harapan Orang Tua Korban Daycare Little Aresha |
|
|---|
| Cari Celah Restitusi, Tim Hukum Peduli Anak Analisa Pidana Korporasi di Kasus Little Aresha Daycare |
|
|---|
| Update Kasus Little Aresha Daycare: 182 Korban Mengadu, 50 Orangtua Tandatangani Surat Kuasa Hukum |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Beri Pendampingan Hukum Gratis Bagi Ratusan Orangtua Korban Little Aresha Daycare |
|
|---|
| Atasi Keterbatasan Lahan, Pemkot Yogyakarta Bakal Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Bangun Rusun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/layanan-KOPI-QRISNA-di-aplikasi-Jogja-Smart-Service-JSS.jpg)