Dukung Mobilitas Ramah Lingkungan dan Inklusif, Stasiun Daop 6 Terintegrasi Moda Transportasi Lain

Tingginya mobilitas masyarakat mendorong PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogya untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan transportasi terbaik

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Dokumentasi KAI Daop 6 Yogyakarta
Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (17/4/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tingginya mobilitas masyarakat mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan transportasi terbaik. 

Salah satunya dengan menghadirkan stasiun yang terintegrasi ke berbagai wilayah Daop 6. 

Inovasi yang dilakukan Daop 6 ini sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs). 

Selaras dengan tema HUT ke-79 KAI “Safety and Sustainability”, Daop 6 secara konsisten menciptakan akses ke transportasi umum lainnya secara aman, efisien, tetap menjaga lingkungan, dan mendukung kesejahteraan sosial-ekonomi di berbagai daerah.

“Stasiun terintegrasi hadir untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat menuju tempat tujuannya serta memperkuat konektivitas antar wilayah. Selain itu, sistem stasiun terintegrasi ini menjadi bentuk dukungan Daop 6 dalam mewujudkan mobilitas yang ramah lingkungan dan inklusif,” ujar Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Jumat (27/9/2024)

Beberapa stasiun di wilayah Daop 6 saat ini sudah mengintegrasikan berbagai macam moda transportasi baik darat dan udara yang menghubungkan antar wilayah di antaranya

Stasiun Yogyakarta terintegrasi dengan KA Jarak Jauh, KA Bandara YIA, Commuter Line, Trans Jogja, dan Damri.

Stasiun Wates terhubung dengan KA Jarak Jauh, KA Bandara YIA, dan Commuter Line.

Stasiun Lempuyangan terkoneksi dengan KA Jarak Jauh, Commuter Line, dan Trans Jogja.

Stasiun Klaten terintegrasi dengan KA Jarak Jauh, KA Bandara BIAS, dan Commuter Line.

Baca juga: Jadwal KRL Jogja Solo Besok Hari Jumat 27 September 2024, Kereta Pagi Hingga Malam

Stasiun Purwosari terhubung dengan KA Jarak Jauh, KA Bandara BIAS, KA Batara Kresna, Commuter Line, Bus Batik Solo Trans (BST), dan Wisata Kereta Jaladara.

Yogyakarta International Airport terkoneksi dengan KA Bandara YIA dan penerbangan.

Bandara International Adi Soemarmo terintegrasi dengan KA Bandara BIAS dan penerbangan.

Stasiun Solo Balapan terhubung dengan Terminal Tirtonadi, KA Jarak Jauh, KA Bandara BIAS, Commuter Line, dan Bus Batik Solo Trans (BST).

Kemudian stasiun Solo Jebres terkoneksi dengan KA Jarak Jauh, Commuter Line, dan Batik Solo Trans.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved