rangkuman ilmu pengetahuan alam

Materi IPAS Kurikulum Merdeka Kelas 6 SD Bab 6, Sumber Energi Fosil

Sumber energi fosil memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi global saat ini.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
sumber : buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SD/MI Kelas VI
Industri minyak dari bahan bakar fosil. 

Batubara adalah sumber energi fosil yang paling banyak digunakan dalam pembangkit listrik. 

Batubara terbentuk dari sisa-sisa vegetasi yang terakumulasi dan terkompresi di lingkungan rawa.

Proses ini memakan waktu jutaan tahun.

Batubara digunakan untuk menghasilkan listrik di pembangkit listrik tenaga uap dan juga digunakan dalam industri metalurgi untuk menghasilkan baja.

Proses Pembentukan Energi Fosil

Proses pembentukan energi fosil dimulai dari pengumpulan bahan organik, seperti sisa-sisa tanaman dan hewan, yang terakumulasi di daerah rendah (seperti rawa atau dasar laut). 

Bahan organik ini kemudian terpendam di bawah lapisan sedimen.

Seiring waktu, tekanan dan panas dari lapisan atas menyebabkan perubahan kimia pada bahan organik ini, mengubahnya menjadi minyak, gas, atau batubara.

Proses ini berlangsung selama jutaan tahun dan memerlukan kondisi geologis yang spesifik.

Keuntungan Sumber Energi Fosil :

Ketersediaan

Sumber energi fosil sangat tersedia dan telah digunakan secara luas selama lebih dari satu abad. 

Infrastruktur yang ada mendukung ekstraksi dan distribusi energi ini, menjadikannya pilihan yang mudah diakses.

Energi yang Tinggi

Energi yang dihasilkan dari sumber fosil, terutama minyak dan gas, memiliki densitas energi yang tinggi, sehingga sedikit bahan bakar diperlukan untuk menghasilkan jumlah energi yang besar.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved