Gempa Bumi di Bandung

DAMPAK GEMPA di Bandung Hari Ini: 2 Masjid Rusak Parah, 30 Rumah Rusak, 11 Kereta Api Diberhentikan

Berikut keterangan dampak gempa bumi di Bandung hari ini Rabu 18 September 2024. Masjid dan rumah warga rusak, kereta api diberhentikan.

Tayang:
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Hari Susmayanti
DOK. BNPB via Kompas.com
Foto kerusakan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan 4,9 M di Bandung hari ini Rabu 18 September 2024 pukul 09:41 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANDUNG - Gempa bumi bermagnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hari ini, Rabu (18/5/2024) pukul 09.41.09 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, gempa bumi di Bandung hari ini tidak berpotensi tsunami.

Keterangan awal BMKG soal gempa bumi di Bandung hari ini Rabu 18 September 2024
Keterangan awal BMKG soal gempa bumi di Bandung hari ini Rabu 18 September 2024 (DOK. BMKG)

Kendati demikian, gempa bumi yang berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer (km) tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan.

Terpantau, kereta api juga dihentikan pascagempa di Bandung hari ini.

Berikut keterangan dampak gempa di Bandung hari ini seperti dirangkum Tribunjogja.com dari Kompas.com.

2 Masjid Rusak Parah, 30 Rumah Warga Rusak

Foto kerusakan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan 4,9 M di Bandung hari ini Rabu 18 September 2024 pukul 09:41 WIB.
Foto kerusakan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan 4,9 M di Bandung hari ini Rabu 18 September 2024 pukul 09:41 WIB. (DOK. BNPB via Kompas.com)

Kepala Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Bandung, Deni SP mengungkapkan, puluhan rumah warga dan dua masjid di Desa Sarimukti rusak akibat dampak gempa di Bandung hari ini.

"Sementara ini dua masjid rusak parah dan 30 rumah rusak," jelas Deni SP Kepala Desa Sarimukti Kecamatan Pasirwangi, Rabu (18/09/2024) saat dihubungi lewat telepon, dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.

Deni menerangkan, saat ini pemerintah desa telah menurunkan aparat desa serta kepala-kepala dusun untuk memeriksa dampak gempa Bandung di wilayah masing-masing. 

"Data masih terus berkembang, kita masih menunggu laporan dari bawah," terangnya. 

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Yadi Setiadi, mengaku masih terus mendata dampak gempa bumi hari ini.

"Laporan sementara banyak rumah warga yang retak-retak, jumlahnya masih diinventarisir," kata Yadi lewat sambungan telepon. 

Ia menerangkan, semua kepala dusun saat ini tengah melakukan pengecekan ke lapangan untuk melihat kerusakan akibat gempa Jawa Barat ini. 

Gempa Bandung hari ini dirasakan cukup kuat di wilayah Desa Karyamekar.

"Di sini sangat terasa kuat getarannya, makanya kita masih pantau dampaknya," ungkap Yadi.

11 Kereta Api Diberhentikan

Ilustrasi foto kereta api
Ilustrasi foto kereta api (Dok. Istimewa)

Diwartakan Kompas.com, sejumlah 11 kereta api (KA) di Daerah Operasi 2 Bandung sempat melakukan pemberhentian luas biasa (BLB) saat mendapatkan informasi gempa 4,9 di Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/2024).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved