Nasib MI Sirojul Munir di Windusari Magelang, Ada Ruangan Kelas Disangga Kayu
Bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sirojul Munir yang terletak di Dusun Grogol, Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
Bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sirojul Munir yang terletak di Dusun Grogol, Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang kondisinya memprihatinkan. Hanya tiga dari enam ruangan kelas yang dinilai layak untuk aktivitas belajar mengajar. Salah satu ruangan memiliki langit-langit yang hanya menyisakan rangka kayu yang sudah lapuk lantaran dimakan rayap, sementara plafonnya sudah ambrol.
RUANGAN ITU kini berfungsi sebagai gudang untuk menyimpan barang-barang sekolah yang tidak terpakai.
Beberapa ruang kelas lainnya terlihat menggunakan penyangga berbahan kayu untuk menopang langit-langit agar tidak ambruk.
Setiap musim penghujan, beberapa ruang kelas mengalami kebocoran sehingga tidak dapat digunakan.
Akibat kondisi yang tidak layak ini, jumlah pelajar di MI Sirojul Munir terus menyusut. Saat ini, hanya ada 20 murid dari kelas 1 hingga kelas 6 SD yang menimba ilmu di sana.
Kepala Sekolah MI Sirojul Munir, Fatkhul Ma'arif mengatakan, saat pertama kali didirikan, madrasah ini tidak memiliki gedung sendiri.
Selama bertahun-tahun, kegiatan belajar mengajar berpindah-pindah dari rumah ke rumah di wilayah Desa Tanjungsari.
Baru pada tahun 1967, bangunan tetap didirikan. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi gedung sekolah kian memprihatinkan karena kurang perhatian.
"Atap ruang kelas sudah ada yang roboh sejak 2018, waktu itu meskipun belum parah, tapi kami khawatir jika nanti musim hujan tiba, keselamatan siswa terancam," ungkap Fatakhul di kantornya, Jumat (13/9/2024).
Keterbatasan fasilitas ini menjadi salah satu alasan mengapa jumlah siswa semakin menurun.
Pada tahun 2015, MI Sirojul Munir masih menampung hingga 98 siswa.
Namun, sejak 2018, angka tersebut terus menurun.
“Penurunan jumlah siswa mulai terasa signifikan. Sekarang siswa yang masuk jauh lebih sedikit dibanding yang keluar,” ujarnya.
Biaya pendidikan dan pengadaan seragam di MI Sirojul Munir tidak dipungut biaya, kecuali untuk pembelian lembar kerja siswa (LKS).
| Perempuan Magelang Didorong Jadi Motor Kesejahteraan Keluarga |
|
|---|
| Orang Tua Ditantang Melek Digital: Pemkot Magelang Dorong Pola Asuh Adaptif di Era Gadget |
|
|---|
| Magelang Tembus 10 Besar Kota Paling Berdaya Saing di Indonesia |
|
|---|
| Laka Adu Banteng Dua Truk di Mertoyudan Magelang, Sopir Sempat Terjepit |
|
|---|
| Ketua DPRD Peserta Retreat Disambut Gendrrang Suling Canka Lokananta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mirisnya-MI-Sirojul-Munir-di-Magelang-Atap-Kelas-Jebol-Jumlah-Siswa-Terus-Menyusut-Tiap-Tahun.jpg)