Serie A
AC MILAN: Kenapa Paulo Fonseca Harus Ganti Formasi 4-2-3-1 ke 4-3-3
Mantan pelatih dan pemain AC Milan Zvonimir Boban menyarankan agar Paulo Fonseca harus mengubah formasi yang sudah digunakannya saat ini.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Mantan pelatih dan pemain AC Milan Zvonimir Boban menyarankan agar Paulo Fonseca harus mengubah formasi yang sudah digunakannya saat ini.
Boban juga mengungkap kesalahan besar manajemen AC Milan yang membubarkan skuad peraih Scudetto dan lolos ke semifinal Liga Champions.
Selain itu, Boban berbicara tentang bursa transfer musim panas AC Milan yang tidak membuatnya terkesan dan awal buruk yang dialami Fonseca pada periode keduanya di Serie A.
Tentang formasi, Fonseca sejauh ini lebih menyukai formasi 4-2-3-1 tetapi AC Milan belum pernah memenangkan pertandingan di Serie A.
Boban menyebut, skuad AC Milan saat ini lebih cocok bermain dalam formasi 4-3-3 karena karakteristik para gelandang, terutama Tijjani Reijnders dan Ruben Loftus-Cheek.
"Sayangnya mereka masih dalam pencarian, tetapi bagi saya AC Milan tetaplah AC Milan," kata Boban dalam sebuah wawancara dengan La Gazzetta dello Sport via Calciomercato.com.
“Saya sangat menghargai pekerjaan yang dilakukan Fonseca di Shakhtar, di Lille, dan di awal kariernya di Roma.
“Dia baru saja tiba di AC Milan dan kami perlu memberinya waktu, tetapi yang membuat saya khawatir adalah dia masih belum memiliki pemahaman bahwa tim ini hanya dapat dan harus bermain dengan formasi 4-3-3.
“Dengan begitu, mezzala dapat memberikan keseimbangan dan membantu pemain sayap super ofensif seperti Leao dan Pulisic.
Reijnders tidak cocok
Menurut mantan gelandang Rossoneri, Reijnders bukanlah tipe pemain yang cocok dengan formasi dua gelandang poros tengah atau double pivot.
"Reijnders tidak bisa bermain dengan dua pemain tengah, dan Loftus-Cheek tidak cukup kreatif untuk bermain sebagai pemain nomor sepuluh (trequartista).
“Mereka berdua adalah pemain tengah, mereka adalah pelari dan pembawa bola, bukan pengatur permainan yang sebenarnya.
Namun, mantan juru taktik AC Milan itu percaya bahwa Fonseca adalah pelatih cerdas yang akan membawa Rossoneri lebih baik lagi.
“Fonseca masih di awal, dia cerdas dan saya harap dia bisa memperbaiki dirinya sendiri karena di luar hasil, masalahnya adalah gaya, yang untuk saat ini belum ada.”
Posisi Ibrahimovic
Kritik lain terhadap situasi saat ini yang dihadapi Boban adalah mengenai Zlatan Ibrahimovic.
| Strategi AC Milan Cegah Massimiliano Allegri Jadi Pelatih Timnas Italia |
|
|---|
| Inter Milan: Alessandro Bastoni Disarankan Menolak Tawaran Barcelona |
|
|---|
| AC Milan: Paulo Dybala Ingin Reuni dengan Max Allegri, tapi Transfernya Bergantung pada Rafael Leao |
|
|---|
| AC Milan: Babak Baru Transfer Robert Lewandowski |
|
|---|
| AC Milan: Syarat Transfer Rafael Leao ke Barcelona Menurut Fabrizio Romano |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/RATING-Pemain-AC-Milan-1-0-Real-Madrid-Tomori-Torriani-Bennacer-Liberali-Chukwueze-MOTM.jpg)