Rahasia Mustajab: 11 Doa Nabi yang Tak Lekang oleh Waktu

Salah satu keistimewaan para Nabi ialah doa yang mereka panjatkan. Alquran sebagai kitab suci umat Islam mengandung banyak doa-doa yang dipanjatkan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Freepik: Alquran
Alquran dan tasbih 

رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى  وَيَسِّرْ لِىٓ أَمْرِى  وَٱحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِى  يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى

Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, Dan mudahkanlah untukku urusanku, Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, Supaya mereka mengerti perkataanku,” (Q.S. Thaha ayat 25 – 28).

 

H. Doa Nabi Sulaiman as. Memohon Ampunan

رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ 

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku Kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (Q.S. Shad ayat 35).

 

I. Doa Nabi Yakub as. Memohon Kesabaran dan Pertolongan Allah Swt

فَصَبْرٌ جَمِيلٌ ۖ وَٱللَّهُ ٱلْمُسْتَعَانُ عَلَىٰ مَا تَصِفُونَ 

Artinya: “Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.” (Q.S. Yusuf ayat 18).

 

J. Doa Nabi Ibrahim as. (Keberkahan Bagi Kota Suci Makkah dan Para Pendukungnya yang Beriman)

رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا ءَامِنًا وَٱرْزُقْ أَهْلَهُۥ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ مَنْ ءَامَنَ مِنْهُم بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian,” (Q.S. Al-Baqarah ayat 126).

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved