Berjuang Selama 126 Jam, Tim SAR Thailand Gagal Selamatkan 3 Pekerja yang Terjebak di Terowongan

Tiga pekerja asing terjebak di dalam terowongan kereta api  di Thailand yang runtuh pada Sabtu (24/8/2024) malam.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
X @PR_SRT
Tim penyelamat menemukan jenazah dua pekerja lagi yang tewas di dalam terowongan dan bersiap untuk segera mengeluarkan jenazah dari area kejadian di proyek terowongan kereta api Thailand 

TRIBUNJOGJA.COM - Tiga pekerja asing terjebak di dalam terowongan kereta api  di Thailand yang runtuh pada Sabtu (24/8/2024) malam.

Tim penyelamat langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan ketiga korban.

Ketiga orang yang terjebak di dalam terowongan adalah seorang warga Myanmar yang berkerja sebagai sopir truk, dan dua orang pekerja asal China yang bekerja sebagai superviser dan operator backhoe.

Upaya tim SAR gabungan untuk menyelamatkan ketiga korban akhirnya gagal setelah ketiganya ditemukan tewas.

Ketiga korban dotemukan pada Kamis (29/8/2024) atau lima hari setelah kejadian dan Jumat (30/8/2024) atau enam hari setelah kejadian.

Dikutip dari Tribunnews.com, Menteri Dalam Negeri Thailand, Anutin Charnvirakul mengungkapkan, jenazah seorang pekerja yang merupakan seorang sopir truk asal Myanmar ditemukan pada Kamis (29/8/2024).

Pria itu ditemukan dalam keadaan terkubur di bawah tumpukan tanah dan batu.

Selanjutnya, ia mengatakan, dua jenazah lainnya yang berasal dari China ditemukan pada Jumat (30/8/2024).

Ketiga mayat ditemukan sekitar 25 meter dari titik runtuhnya terowongan setelah upaya penyelamatan intensif berlangsung selama lebih dari lima hari.

Sebelumnya, tim penyelamat optimis bisa menyelamatkan para korban dalam kondisi selamat.\

Baca juga: Dua Lansia Terperosok ke Lubang Sedalam 2,5 Meter di Tengah Jalanan Kota Seoul

Sebab, pada Kamis (29/8/2024), dua korban diperkirakan dalam kondisi masih hidup.

Tim penyelamat saat itu berhasil mendekati lokasi korban terjebak, hanya berjarak satu meter pada Rabu (28/8/2024).

Pada hari yang sama, mereka diduga mendengar suara samar yang mereka yakini berasal dari pria tersebut.

Pemindai dan anjing pelacak juga mendeteksi tanda-tanda vital, memberikan harapan bahwa para pekerja tersebut mungkin masih hidup.

Namun saat itu tim penyelamat tidak bisa langsung menuju ke lokasi korban terjebak lantaran longsor terus terjadi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved